ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
| Sekolah | : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Mata Pelajaran | : Sejarah |
| Kelas/Fase | : X / Fase E |
| Topik | : Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah |
| Pertemuan | : 2 dari 6 |
| Tanggal Pelaksanaan | : 2026-10-05 s.d. 2026-10-11 |
| Alokasi Waktu | : 3 JP (135 menit) |
| Model/Metode | : Discovery Learning / Presentasi Kelompok, Diskusi, Pembuatan Infografis |
| Dimensi Profil Lulusan | : Penalaran Kritis, Kreativitas |
| Tujuan Pembelajaran | : Peserta didik mampu membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan menjelaskan paling tidak satu aspek penting dari jalur rempah melalui pembuatan infografis dengan indikator ketepatan informasi dan kreativitas penyajian. |
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan belajar peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi awal terkait topik Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah.
- Manakah di antara pernyataan berikut yang paling sesuai dengan teori migrasi nenek moyang bangsa Indonesia dari wilayah Yunnan?
a. Nenek moyang berasal dari Afrika dan menyebar ke seluruh dunia.
b. Nenek moyang berasal dari kepulauan Indonesia sendiri.
c. Nenek moyang bermigrasi dari Asia Tenggara Daratan, khususnya wilayah Yunnan.
d. Nenek moyang datang dari benua Eropa. - Jalur rempah merujuk pada jaringan perdagangan maritim yang menghubungkan Asia Tenggara dengan dunia luar. Aspek apa yang paling menonjol dari jalur rempah ini dalam sejarah Indonesia?
a. Penyebaran agama dan kebudayaan.
b. Pertukaran barang dagangan, terutama rempah-rempah.
c. Penemuan teknologi baru.
d. Migrasi penduduk massal. - Menurut teori Nusantara, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari...
a. Benua Asia bagian utara.
b. Wilayah kepulauan Indonesia sendiri.
c. Benua Australia.
d. Kepulauan Madagaskar. - Apa yang dimaksud dengan "Out of Afrika" dalam konteks asal usul manusia?
a. Manusia modern pertama kali muncul di Afrika dan kemudian menyebar ke benua lain.
b. Manusia modern berasal dari Asia dan bermigrasi ke Afrika.
c. Manusia modern hanya ada di benua Afrika.
d. Afrika adalah pusat perdagangan rempah-rempah. - Mengapa Jalur Rempah memiliki peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia?
a. Karena hanya digunakan untuk penyebaran agama.
b. Karena meningkatkan interaksi budaya dan ekonomi dengan dunia luar.
c. Karena tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap sejarah Indonesia.
d. Karena hanya melibatkan perdagangan hasil pertanian.
Kunci Jawaban dan Interpretasi
- Soal 1: c. Teori Yunnan. Interpretasi: Mengukur pemahaman dasar tentang salah satu teori migrasi.
- Soal 2: b. Pertukaran barang dagangan, terutama rempah-rempah. Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang esensi Jalur Rempah.
- Soal 3: b. Wilayah kepulauan Indonesia sendiri. Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang Teori Nusantara.
- Soal 4: a. Manusia modern pertama kali muncul di Afrika dan kemudian menyebar ke benua lain. Interpretasi: Mengukur pemahaman konsep dasar teori evolusi manusia.
- Soal 5: b. Karena meningkatkan interaksi budaya dan ekonomi dengan dunia luar. Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang signifikansi Jalur Rempah.
Catatan: Asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, namun digunakan untuk memetakan pemahaman awal siswa dan potensi miskonsepsi.
ASESMEN PROSES
Lembar Observasi Selama Pembelajaran
Tujuan: Mengamati keterlibatan dan perkembangan pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran.
| No | Aspek yang Diamati | Belum Tampak (BT) | Mulai Tampak (MT) | Konsisten (K) | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Keaktifan dalam diskusi kelompok | ||||
| 2 | Kemampuan mengajukan pertanyaan relevan | ||||
| 3 | Ketepatan dalam menyampaikan informasi teori nenek moyang | ||||
| 4 | Kreativitas dalam penyajian ide untuk infografis |
Pertanyaan Exit Ticket
Tujuan: Mengetahui pemahaman singkat siswa setelah pembelajaran dan mengidentifikasi hal yang perlu diperjelas.
- Sebutkan dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia yang paling menarik bagimu dan berikan alasannya!
- Apa satu hal penting yang kamu pelajari tentang Jalur Rempah hari ini?
- Satu pertanyaan yang masih tersisa di benakmu mengenai topik ini adalah...
ASESMEN AKHIR
Kisi-kisi Asesmen Akhir
| No | Tujuan Pembelajaran/Indikator | Materi Pokok | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Membandingkan teori asal usul nenek moyang (misal: Yunnan vs Nusantara) | Teori Asal Usul Nenek Moyang | C4 (Analisis) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi ciri khas teori Out of Afrika | Teori Asal Usul Nenek Moyang | C3 (Aplikasi) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Menjelaskan konsep Jalur Rempah | Jalur Rempah | C3 (Aplikasi) | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Menjelaskan pengaruh Jalur Rempah terhadap interaksi global | Jalur Rempah | C3 (Aplikasi) | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Mengidentifikasi dampak ekonomi Jalur Rempah bagi Indonesia | Jalur Rempah | C3 (Aplikasi) | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Membandingkan dua teori asal usul nenek moyang | Teori Asal Usul Nenek Moyang | C4 (Analisis) | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Menjelaskan satu aspek penting dari Jalur Rempah | Jalur Rempah | C3 (Aplikasi) | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Mengaitkan teori asal usul nenek moyang dengan bukti arkeologis | Teori Asal Usul Nenek Moyang | C4 (Analisis) | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Menganalisis signifikansi Jalur Rempah dalam konteks global dan lokal | Jalur Rempah | C5 (Evaluasi) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Membuat rancangan infografis sederhana mengenai perbandingan dua teori nenek moyang atau aspek Jalur Rempah | Teori Asal Usul Nenek Moyang & Jalur Rempah | P5 (Produk) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
Soal Asesmen Akhir
- Perbedaan utama antara teori Yunan dan teori Nusantara mengenai asal usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah pada aspek...
a. Waktu kedatangan dan lokasi asal.
b. Teknologi yang digunakan.
c. Sistem kepercayaan.
d. Struktur sosial masyarakat. - Teori "Out of Afrika" menyatakan bahwa manusia modern pertama kali muncul di benua Afrika. Bukti yang mendukung teori ini umumnya berasal dari studi...
a. Paleontologi (fosil).
b. Arkeologi (artefak).
c. Antropologi fisik dan genetika.
d. Linguistik komparatif. - Jalur Rempah tidak hanya tentang perdagangan, tetapi juga menjadi sarana penyebaran ide dan budaya. Hal ini menunjukkan bahwa Jalur Rempah berperan sebagai...
a. Pintu gerbang invasi militer.
b. Jaringan pertukaran budaya dan peradaban.
c. Zona isolasi geografis.
d. Pusat pengembangan teknologi persenjataan. - Salah satu dampak ekonomi dari Jalur Rempah bagi wilayah Nusantara adalah...
a. Terjadinya kelangkaan barang mewah.
b. Munculnya pusat-pusat perdagangan maritim yang makmur.
c. Penurunan nilai mata uang lokal.
d. Ketergantungan total pada pertanian darat. - Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Memperkaya khazanah kuliner nusantara.
(2) Meningkatkan persaingan antar kerajaan maritim.
(3) Memperluas jangkauan dakwah agama dan penyebaran filsafat.
(4) Menjadi pemicu awal kolonialisme bangsa Eropa di Nusantara.
Pernyataan yang paling tepat menggambarkan signifikansi Jalur Rempah adalah nomor...
a. (1) dan (2)
b. (1), (2), dan (3)
c. (1), (3), dan (4)
d. Semua pernyataan benar - Bandingkan secara singkat dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia, yaitu teori Yunan dan teori Nusantara.
- Jelaskan satu aspek penting dari Jalur Rempah yang berdampak pada perkembangan sosial masyarakat di Nusantara pada masa lalu.
- Teori "Out of Taiwan" mengemukakan bahwa nenek moyang bangsa Austronesia, termasuk nenek moyang bangsa Indonesia, berasal dari Taiwan dan menyebar ke kepulauan Pasifik dan Nusantara. Bukti arkeologis apa yang dapat mendukung teori ini?
- Analisis bagaimana Jalur Rempah pada masa lalu berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan pertukaran budaya, baik dalam skala lokal di kepulauan Indonesia maupun dalam skala global. Kaitkan dengan potensi pengelolaan warisan Jalur Rempah saat ini.
- Buatlah rancangan (sketsa atau deskripsi) sebuah infografis yang membandingkan dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (pilih dua teori) ATAU menjelaskan satu aspek penting dari Jalur Rempah (misalnya, komoditas utama, rute perdagangan, atau dampak budaya). Infografis harus informatif dan menarik secara visual.
Kunci Jawaban dan Penskoran
| Nomor Soal | Kunci Jawaban | Skor Maksimal |
|---|---|---|
| 1 | a. Waktu kedatangan dan lokasi asal. | 5 |
| 2 | c. Antropologi fisik dan genetika. | 5 |
| 3 | b. Jaringan pertukaran budaya dan peradaban. | 5 |
| 4 | b. Munculnya pusat-pusat perdagangan maritim yang makmur. | 5 |
| 5 | c. (1), (3), dan (4) | 5 |
| 6 | Teori Yunan: Nenek moyang berasal dari daratan Asia (Yunnan) bermigrasi ke Nusantara. Teori Nusantara: Nenek moyang berasal dari kepulauan Indonesia sendiri. | 10 |
| 7 | Contoh: Jalur Rempah menjadi sarana penyebaran agama (misalnya Islam) dan kebudayaan, yang memperkaya tradisi lokal dan membentuk identitas sosial baru. | 10 |
| 8 | Contoh: Penemuan artefak logam (kapak corong, nekara) di berbagai wilayah Nusantara yang memiliki kemiripan dengan artefak di Asia Tenggara Daratan, menunjukkan adanya migrasi dan pertukaran teknologi. | 10 |
| 9 | Analisis yang mencakup:
|
20 |
| 10 | Rancangan infografis yang memuat:
|
20 |
| Total Skor | 100 |
Rumus Nilai Akhir
Nilai Akhir = (Total Skor yang Diperoleh / 100) * 100
Rubrik Penilaian Infografis (Soal No. 10)
| Indikator Penilaian | Belum Memenuhi Kriteria (0-5) | Cukup Memenuhi Kriteria (6-10) | Memenuhi Kriteria (11-15) | Sangat Memenuhi Kriteria (16-20) |
|---|---|---|---|---|
| Ketepatan Informasi (Akurasi data, kesesuaian materi) |
Informasi sangat tidak akurat atau tidak relevan. | Informasi sebagian akurat, namun ada beberapa ketidaksesuaian materi. | Informasi akurat dan sebagian besar sesuai dengan materi. | Informasi sangat akurat dan sepenuhnya sesuai dengan materi. |
| Kelengkapan Perbandingan/Penjelasan (Membandingkan 2 teori / menjelaskan 1 aspek) |
Tidak membandingkan teori atau tidak menjelaskan aspek yang diminta. | Membandingkan 1 teori atau menjelaskan aspek secara dangkal. | Membandingkan 2 teori atau menjelaskan 1 aspek dengan cukup rinci. | Membandingkan 2 teori atau menjelaskan 1 aspek secara komprehensif. |
| Kreativitas Desain (Tata letak, warna, ikonografi) |
Desain sangat monoton dan tidak menarik. | Desain cukup menarik, namun penggunaan elemen visual terbatas. | Desain menarik dengan penggunaan elemen visual yang baik. | Desain sangat kreatif, inovatif, dan efektif dalam menyampaikan informasi. |
| Kejelasan Teks dan Visual (Ukuran font, keterbacaan, keseimbangan) |
Teks sulit dibaca, visual tidak seimbang. | Teks cukup terbaca, visual perlu perbaikan keseimbangan. | Teks jelas terbaca, visual cukup seimbang. | Teks sangat jelas terbaca, visual sangat seimbang dan harmonis. |
Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) serta Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban
Dalam konteks asesmen akhir ini, peserta didik ditantang untuk berpikir kritis dan kreatif. Untuk soal nomor 10, rancangan infografis dapat diperkaya dengan elemen Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) serta Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban. Misalnya, peserta didik dapat merancang infografis yang membandingkan teori asal usul nenek moyang dengan studi kasus migrasi global yang dianalisis menggunakan algoritma klasifikasi gambar (KKA) untuk identifikasi pola hunian purba, atau menjelaskan Jalur Rempah dengan fokus pada komoditas pangan strategis yang relevan dengan Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban, seperti optimalisasi hasil pertanian rempah lokal yang dapat diintegrasikan dalam sistem ketahanan pangan sekolah.
REKAP NILAI ASESMEN AKHIR
| No Absen | Nama Siswa | Skor Soal 1-5 (PG) | Skor Soal 6-8 (Singkat) | Skor Soal 9 (Uraian) | Skor Soal 10 (Infografis) | Total Skor | Nilai Akhir | Keterangan (Remidi/Pengayaan) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN
Analisis Hasil Asesmen
Berdasarkan hasil asesmen akhir, guru menganalisis tingkat pemahaman siswa terhadap perbandingan teori asal usul nenek moyang dan signifikansi Jalur Rempah. Evaluasi mendalam dilakukan terhadap soal uraian dan tugas infografis untuk mengukur kedalaman analisis, kreativitas, dan kemampuan aplikasi konsep. Identifikasi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar (KKM) dan siswa yang telah melampaui target pembelajaran akan menjadi dasar pelaksanaan program remedial dan pengayaan.
Program Remedial
Bagi siswa yang belum mencapai KKM pada asesmen akhir, akan diberikan pembelajaran remedial dengan fokus pada pemahaman konsep-konsep yang masih lemah. Metode yang dapat digunakan antara lain:
- Penjelasan ulang materi teori asal usul nenek moyang dan Jalur Rempah menggunakan media visual yang lebih sederhana.
- Diskusi kelompok terbimbing untuk membahas soal-soal yang sulit.
- Pemberian tugas tambahan yang lebih terstruktur terkait perbandingan teori dan aspek Jalur Rempah.
- Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam remedial: Siswa dapat diberikan contoh sederhana algoritma decision tree untuk membandingkan karakteristik teori nenek moyang atau visualisasi data rute Jalur Rempah menggunakan tool sederhana.
- Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam remedial: Siswa dapat diberikan studi kasus sederhana tentang pentingnya rempah-rempah dalam sejarah pangan lokal yang relevan dengan program SIKAP.
Program Pengayaan
Bagi siswa yang telah mencapai atau melampaui KKM, akan diberikan program pengayaan untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan keterampilan lebih lanjut. Kegiatan pengayaan dapat meliputi:
- Penelitian mandiri mengenai teori asal usul nenek moyang yang lebih spesifik atau mendalam.
- Analisis dampak Jalur Rempah terhadap perkembangan peradaban dunia secara lebih luas.
- Membuat proyek sederhana yang mengintegrasikan sejarah Jalur Rempah dengan aspek ekonomi kreatif atau teknologi informasi.
- Pengembangan ide infografis yang lebih kompleks dengan menyertakan data statistik atau visualisasi 3D menggunakan teknik Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
- Merancang proposal sederhana mengenai pemanfaatan potensi agribisnis rempah nusantara yang terinspirasi dari Jalur Rempah, sebagai bagian dari kontribusi terhadap Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.
Tindak Lanjut Guru
Guru akan melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran dan asesmen yang telah dilaksanakan. Evaluasi terhadap efektivitas model, metode, dan instrumen asesmen akan dilakukan. Hasil analisis dan refleksi ini akan menjadi masukan untuk perbaikan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya, termasuk penyesuaian strategi pembelajaran, materi, dan teknik asesmen agar lebih berkesesuaian dengan kebutuhan belajar peserta didik dan pencapaian tujuan pembelajaran.