← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 2 dari 6 - Sejarah X - Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 2 DARI 6

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Semester X / Ganjil
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik: Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen diagnostik pada pertemuan sebelumnya. Minat terhadap sejarah maritim dan asal-usul bangsa dikonfirmasi melalui observasi awal. Kebutuhan belajar akan pendalaman konsep dan aplikasi praktis diidentifikasi melalui diskusi singkat.
Materi Pelajaran: Materi asal usul nenek moyang bangsa Indonesia menurut berbagai teori (Yunan, Nusantara, Out of Afrika, Out of Taiwan) dan jalur rempah merupakan pengetahuan faktual dan konseptual yang relevan dengan konteks sejarah maritim Indonesia. Tingkat kesulitan moderat, memerlukan pemahaman perbandingan antar teori. Potensi miskonsepsi pada penentuan teori yang paling akurat. Integrasi nilai karakter: rasa ingin tahu, kerja sama, dan penghargaan terhadap keragaman asal usul.
Dimensi Profil Lulusan (DPL): Penalaran Kritis, Kreativitas
Capaian Pembelajaran: Pemahaman Konsep: Peserta didik mampu memahami konsep dasar asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi manusia dalam asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam ruang lingkup lokal, nasional, serta global.
Keterampilan Proses: Peserta didik mampu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan, mengomunikasikan, merefleksikan, dan merencanakan proyek lanjutan secara kolaboratif tentang asal usul nenek moyang dan jalur rempah.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu: Pemahaman mengenai asal usul nenek moyang dan jalur rempah sangat erat kaitannya dengan ilmu Antropologi (migrasi manusia purba) dan Geografi (jalur pelayaran, kondisi alam). Dalam konteks ini, integrasi **KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial)** dapat diterapkan melalui analisis data migrasi sederhana atau visualisasi peta jalur rempah interaktif. Sementara itu, **Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban** dapat dikaitkan dengan pemanfaatan rempah-rempah Nusantara sebagai komoditas pangan bernilai sejarah tinggi, serta bagaimana jalur perdagangan rempah dahulu turut membentuk ketahanan pangan lokal dan regional.
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan menjelaskan paling tidak satu aspek penting dari jalur rempah melalui pembuatan infografis dengan indikator ketepatan informasi dan kreativitas penyajian dalam kurun waktu 3 JP.
Topik Pembelajaran: Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah: Perbandingan Teori dan Signifikansi Jalur Rempah.
Praktik Pedagogis: Model pembelajaran yang digunakan adalah Discovery Learning dengan metode presentasi kelompok, diskusi, dan pembuatan infografis. Pemilihan model ini didasarkan pada sintaksnya yang mendorong peserta didik untuk menemukan konsep secara mandiri melalui stimulus, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan generalisasi. Sintaks ini akan diterapkan dengan guru memberikan stimulus awal berupa gambar atau narasi terkait migrasi manusia dan peta jalur rempah, peserta didik mengidentifikasi perbedaan teori asal usul nenek moyang, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber mengenai teori-teori tersebut dan signifikansi jalur rempah, mengolah informasi tersebut menjadi perbandingan dan poin-poin penting, memverifikasi pemahaman melalui diskusi, dan menarik kesimpulan yang akan disajikan dalam infografis.
Kemitraan Pembelajaran: Dukungan dari perpustakaan sekolah untuk penyediaan sumber belajar tambahan mengenai teori asal usul nenek moyang dan sejarah jalur rempah, serta kolaborasi dengan guru TIK untuk pemanfaatan platform digital dalam pembuatan infografis akan sangat membantu.
Lingkungan Pembelajaran: Pembelajaran akan dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja yang memungkinkan diskusi kelompok. Penggunaan proyektor dan akses internet untuk riset singkat akan dimanfaatkan. Budaya belajar yang aman dan inklusif akan dijaga melalui dorongan partisipasi aktif dari seluruh peserta didik.
Pemanfaatan Digital: Akses internet untuk mencari informasi tambahan mengenai teori asal usul nenek moyang dan jalur rempah. Penggunaan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya Canva atau aplikasi serupa) untuk pembuatan infografis.

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa.
2. Melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar peta persebaran manusia purba atau komoditas rempah.
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan kriteria penilaian infografis.
4. Melakukan asesmen awal singkat melalui pertanyaan lisan mengenai teori asal usul nenek moyang yang pernah didengar.
1. Menjawab salam dan berdoa.
2. Menyimak apersepsi dan menghubungkannya dengan materi.
3. Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian.
4. Menjawab pertanyaan asesmen awal.
15 menit Kehadiran, partisipasi aktif dalam apersepsi dan asesmen awal.
INTI - MEMAHAMI Memahami, Kontekstual 1. Membagi peserta didik ke dalam kelompok heterogen (4-5 orang).
2. Memberikan stimulus berupa ringkasan singkat empat teori asal usul nenek moyang (Yunan, Nusantara, Out of Afrika, Out of Taiwan) dan peta jalur rempah.
3. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengidentifikasi perbedaan mendasar antar teori dan mengamati signifikansi jalur rempah dari peta.
1. Berkelompok dengan anggota yang ditentukan.
2. Membaca dan mendiskusikan materi stimulus terkait teori asal usul nenek moyang dan jalur rempah.
3. Mengidentifikasi perbedaan utama antar teori asal usul nenek moyang dan mencatat poin-poin penting mengenai jalur rempah.
45 menit Catatan hasil diskusi kelompok, identifikasi perbedaan teori.
INTI - MENGAPLIKASI Mengaplikasi, Bernalar Kritis, Kreatif 1. Membimbing peserta didik dalam mencari informasi tambahan dari sumber yang disediakan (buku, internet) untuk memperdalam pemahaman teori dan jalur rempah.
2. Memberikan panduan teknis singkat penggunaan aplikasi desain infografis.
3. Memfasilitasi proses pembuatan infografis yang membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang dan menjelaskan setidaknya satu aspek penting dari jalur rempah.
1. Mencari dan mengumpulkan informasi tambahan untuk memperkaya pemahaman.
2. Mulai mendesain infografis menggunakan aplikasi yang ditentukan.
3. Bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun konten dan visualisasi infografis, membandingkan teori, dan menjelaskan signifikansi jalur rempah.
45 menit Draf infografis, kolaborasi dalam kelompok.
INTI - MEREFLEKSI Merekfleksi, Berkesadaran 1. Memfasilitasi sesi presentasi singkat perwakilan kelompok untuk menampilkan infografis.
2. Memberikan pertanyaan pemantik untuk mendorong refleksi kritis, misalnya: "Mengapa teori X lebih diterima daripada teori Y?", "Bagaimana jalur rempah mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat Tuban di masa lalu?".
3. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap isi dan penyajian infografis, serta proses kerja kelompok.
1. Mempresentasikan infografis hasil kerja kelompok.
2. Menjawab pertanyaan dari guru dan kelompok lain.
3. Melakukan refleksi diri dan kelompok terhadap proses belajar, kesulitan yang dihadapi, dan keberhasilan yang dicapai.
4. Menerima dan mencatat umpan balik dari guru.
20 menit Presentasi infografis, jawaban atas pertanyaan reflektif, catatan umpan balik.
PENUTUP Menggembirakan, Bermakna 1. Memandu peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran hari ini.
2. Memberikan apresiasi atas partisipasi dan hasil kerja kelompok.
3. Menyampaikan materi singkat untuk pertemuan selanjutnya (misalnya, fokus pada kerajaan Hindu-Buddha).
4. Menutup pelajaran dengan doa.
1. Berkontribusi dalam merangkum poin-poin penting.
2. Menerima apresiasi.
3. Menyimak informasi materi selanjutnya.
4. Berdoa.
10 menit Kesimpulan pembelajaran, kesiapan mengikuti materi berikutnya.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran Tujuan Asesmen: Menggali pengetahuan awal peserta didik mengenai teori asal usul nenek moyang.
Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan.
Teknik: Tanya jawab singkat.
Bukti yang Dinilai: Kemampuan menyebutkan nama teori atau konsep dasar yang terkait.
Kriteria Keberhasilan: Mampu menyebutkan minimal satu teori atau konsep terkait asal usul nenek moyang.
Tindak Lanjut: Guru mencatat respon untuk memetakan tingkat pemahaman awal kelas.
Asesmen pada Proses Pembelajaran Tujuan Asesmen: Menilai pemahaman konsep, kemampuan analisis perbandingan teori, dan kolaborasi dalam kelompok.
Bentuk/Instrumen: Observasi selama diskusi kelompok dan pembuatan infografis, pertanyaan pemantik saat presentasi.
Teknik: Observasi, pertanyaan lisan.
Bukti yang Dinilai: Keterlibatan dalam diskusi, kontribusi ide, kemampuan menjelaskan konsep, kerja sama tim.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik aktif berdiskusi, mampu menjelaskan minimal satu teori dengan benar, menunjukkan kerja sama tim yang baik.
Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik verbal dan catatan perbaikan selama proses pembelajaran.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran Tujuan Asesmen: Menilai pemahaman konsep asal usul nenek moyang dan signifikansi jalur rempah, serta kemampuan menyajikan informasi secara kreatif.
Bentuk/Instrumen: Infografis yang dihasilkan kelompok.
Teknik: Penilaian produk (infografis).
Bukti yang Dinilai: Ketepatan informasi teori dan jalur rempah, kreativitas desain, kelengkapan isi.
Kriteria Keberhasilan: Infografis memuat perbandingan minimal dua teori asal usul nenek moyang dan penjelasan satu aspek penting jalur rempah dengan informasi akurat dan desain menarik.
Tindak Lanjut: Umpan balik tertulis pada infografis, penguatan materi bagi kelompok yang belum mencapai kriteria.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan menjelaskan paling tidak satu aspek penting dari jalur rempah melalui pembuatan infografis dengan indikator ketepatan informasi dan kreativitas penyajian.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Ketepatan Perbandingan Teori Asal Usul Nenek Moyang Hanya menyebutkan nama teori tanpa perbandingan yang jelas. Mampu menyebutkan dua teori dan sedikit perbedaan, namun belum mendalam. Mampu membandingkan dua teori asal usul nenek moyang dengan menyebutkan perbedaan utama secara akurat. Mampu membandingkan dua teori asal usul nenek moyang secara mendalam, menunjukkan pemahaman nuansa dan bukti pendukung.
Ketepatan Penjelasan Aspek Jalur Rempah Penjelasan jalur rempah tidak relevan atau sangat umum. Menjelaskan satu aspek jalur rempah dengan informasi dasar yang kurang lengkap. Menjelaskan satu aspek penting dari jalur rempah (misalnya, komoditas atau rute) dengan informasi yang akurat. Menjelaskan satu aspek penting dari jalur rempah secara komprehensif, menganalisis dampaknya, dan mengaitkannya dengan konteks historis.
Kreativitas dan Keterbaraan Infografis Desain sangat sederhana, sulit dibaca, dan minim visual. Desain mulai menarik, namun keterbacaan dan tata letak masih perlu perbaikan. Desain informatif, mudah dibaca, dan menggunakan visual pendukung yang relevan. Desain sangat menarik, inovatif, informatif, dan menggunakan visual yang efektif untuk menyampaikan pesan.
Kolaborasi dalam Kelompok Satu atau dua anggota mendominasi, anggota lain minim partisipasi. Ada pembagian tugas, namun koordinasi dan kontribusi antar anggota belum merata. Pembagian tugas jelas, semua anggota berkontribusi aktif dan saling mendukung. Terjadi sinergi yang kuat antar anggota, saling mengisi, dan bekerja secara efektif sebagai tim.
Keterangan:
  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: Baik dan sesuai harapan.
  • Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Irianto Pontjowardoyo, S.Pd

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.