← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 5 - Sejarah X - Pengantar Ilmu Sejarah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PERTEMUAN 5

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Fase X / Fase E
Semester/Tahun Pelajaran Ganjil / 2026/2027
Pertemuan 5 dari 5
Topik Pengantar Ilmu Sejarah
Fokus Kegiatan Menyajikan hasil analisis sejarah secara lisan dan visual, serta merefleksikan pembelajaran.
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu menyajikan hasil analisis sejarah dalam ruang lingkup lokal, nasional, dan global secara lisan dan visual dengan percaya diri, serta merefleksikan pembelajaran yang bermakna dengan indikator ketuntasan minimal 80% pada asesmen kinerja dan refleksi.
Model/Metode Cooperative Learning / Diskusi Kelompok, Presentasi Hasil, Refleksi.
Dimensi Profil Lulusan Kolaborasi, Penalaran Kritis.
Jenis Asesmen Asesmen Kinerja/Produk dan Refleksi.
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)

ASESMEN AWAL

Tujuan: Mengukur kesiapan peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi awal terkait materi penyajian hasil analisis sejarah.

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jujur.

  1. Menurut Anda, mengapa penting untuk menyajikan hasil analisis sejarah secara sistematis dan mudah dipahami?
  2. Apa saja kendala yang mungkin dihadapi saat menyajikan informasi sejarah kepada audiens yang beragam?
  3. Bagaimana cara memastikan bahwa informasi sejarah yang disajikan akurat dan tidak bias?
  4. Pernahkah Anda menggunakan alat visual (seperti peta konsep, infografis, atau presentasi) untuk menyampaikan informasi sejarah? Jika ya, apa manfaatnya?
  5. Sebutkan satu metode presentasi yang menurut Anda paling efektif untuk menyampaikan materi sejarah yang kompleks.

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  1. Kunci: Agar mudah dipahami, meyakinkan, dan dapat digunakan sebagai dasar pemahaman lebih lanjut. Interpretasi: Menilai pemahaman dasar tentang pentingnya komunikasi hasil belajar sejarah.
  2. Kunci: Audiens memiliki latar belakang pengetahuan yang berbeda, minimnya alat bantu visual, keterbatasan waktu, dll. Interpretasi: Menilai kesadaran terhadap tantangan komunikasi sejarah.
  3. Kunci: Verifikasi sumber, menggunakan berbagai sumber terpercaya, menghindari generalisasi berlebihan, menyajikan fakta secara objektif. Interpretasi: Menilai pemahaman tentang prinsip objektivitas dan validitas dalam sejarah.
  4. Kunci: Ya, mempermudah pemahaman, menarik perhatian, meringkas informasi. Atau Tidak, namun menyadari potensinya. Interpretasi: Menilai pengalaman dan pemahaman tentang media presentasi sejarah.
  5. Kunci: Presentasi visual (slide), narasi yang menarik, diskusi interaktif, penggunaan artefak sejarah (jika memungkinkan). Interpretasi: Menilai pemahaman tentang variasi metode penyajian yang efektif.

ASESMEN PROSES

Tujuan: Memantau perkembangan pemahaman dan keterampilan peserta didik selama proses pembelajaran, serta mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi.

Lembar Observasi Selama Kegiatan Diskusi dan Presentasi

No Aspek yang Diobservasi Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Catatan Umpan Balik
1. Kolaborasi dalam kelompok (berkontribusi ide, mendengarkan anggota lain).
2. Keterampilan menyajikan hasil analisis (kejelasan, kelancaran, penggunaan visual).
3. Kemampuan menjawab pertanyaan dan mempertahankan argumen.
4. Keterlibatan aktif dalam diskusi dan tanya jawab.

Exit Ticket

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut sebelum mengakhiri sesi pembelajaran.

  1. Satu hal baru yang saya pelajari hari ini adalah...
  2. Bagian mana dari presentasi kelompok lain yang paling menarik perhatian Anda dan mengapa?
  3. Satu pertanyaan yang masih mengganjal di benak saya adalah...

ASESMEN AKHIR

Tujuan: Mengukur pencapaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran dalam menyajikan hasil analisis sejarah dan merefleksikan pembelajaran.

Soal Pilihan Ganda (5 Soal)

  1. Manakah dari berikut ini yang paling tepat menggambarkan tujuan utama menyajikan hasil analisis sejarah secara visual?
    a. Mempersulit pemahaman audiens.
    b. Menekankan poin-poin penting dan mempermudah ingatan.
    c. Membuat presentasi terlihat lebih menarik tanpa substansi.
    d. Menggantikan peran guru dalam menjelaskan materi.
  2. Dalam menyajikan analisis sejarah lokal, konteks budaya dan sosial setempat sangat penting. Pendekatan ini mencerminkan prinsip KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam hal:
    a. Generalisasi data tanpa mempertimbangkan konteks.
    b. Pengenalan pola data spesifik yang dipengaruhi oleh lingkungan.
    c. Penggunaan algoritma yang sama untuk semua jenis data.
    d. Otomatisasi proses tanpa analisis mendalam.
  3. Jika Anda diminta menyajikan sejarah perkembangan agrikultur di Tuban, elemen Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban yang paling relevan untuk diintegrasikan adalah:
    a. Sejarah perkembangan teknologi persenjataan.
    b. Analisis pola tanam tradisional dan modern serta dampaknya terhadap ketahanan pangan lokal.
    c. Biografi tokoh-tokoh politik.
    d. Cerita rakyat yang tidak berhubungan dengan pangan.
  4. Manakah yang merupakan contoh penggunaan sumber primer dalam penyajian sejarah?
    a. Buku teks sejarah yang ditulis oleh sejarawan.
    b. Artikel berita dari surat kabar kontemporer kejadian.
    c. Wawancara dengan saksi hidup atau dokumen arsip asli.
    d. Film dokumenter yang diproduksi beberapa tahun setelah kejadian.
  5. Refleksi pembelajaran yang bermakna dalam sejarah sebaiknya mencakup:
    a. Hanya mengulang kembali fakta-fakta yang telah dipelajari.
    b. Menghubungkan peristiwa sejarah dengan kehidupan masa kini dan implikasinya.
    c. Menyalahkan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa sejarah.
    d. Melupakan pelajaran sejarah agar tidak terulang kesalahan yang sama.

Soal Jawaban Singkat (3 Soal)

  1. Sebutkan dua jenis media visual yang efektif untuk menyajikan data historis (selain gambar).
  2. Mengapa penting untuk selalu menyebutkan sumber saat menyajikan informasi sejarah?
  3. Bagaimana cara mengaitkan pembelajaran sejarah dengan isu ketahanan pangan lokal di daerah Anda?

Soal Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)

  1. Kelompok Anda ditugaskan menyajikan sejarah perkembangan jalur rempah di Indonesia dalam bentuk infografis. Jelaskan langkah-langkah utama yang akan Anda ambil dalam proses penyusunan infografis tersebut, mulai dari pengumpulan data hingga desain visualnya. Perhatikan bagaimana Anda akan menyajikan data kompleks agar mudah dipahami publik.
  2. Bayangkan Anda adalah seorang peneliti sejarah yang ingin membuat video pendek tentang bagaimana sistem irigasi kuno di daerah Anda berkontribusi pada ketahanan pangan masyarakat pada masanya. Buatlah kerangka narasi singkat (poin-poin utama) untuk video tersebut. Sertakan bagaimana Anda akan mengintegrasikan pemahaman tentang KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk menganalisis pola penggunaan air atau potensi optimalisasi sistem tersebut jika diadaptasi di masa kini.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1. Menjelaskan pentingnya penyajian hasil analisis sejarah secara visual. Prinsip Penyajian Sejarah Memahami Pilihan Ganda 1
2. Mengidentifikasi penerapan prinsip KKA dalam analisis sejarah kontekstual. Integrasi KKA dalam Sejarah Menganalisis Pilihan Ganda 2
3. Menghubungkan materi sejarah dengan Program SIKAP dan konteks lokal. Integrasi Program SIKAP dalam Sejarah Menerapkan Pilihan Ganda 3
4. Membedakan penggunaan sumber primer dan sekunder dalam sejarah. Sumber Sejarah Memahami Pilihan Ganda 4
5. Menjelaskan esensi refleksi pembelajaran sejarah yang bermakna. Refleksi Pembelajaran Sejarah Memahami Pilihan Ganda 5
6. Menyebutkan contoh media visual untuk penyajian data historis. Media Penyajian Sejarah Mengingat Jawaban Singkat 6
7. Menjelaskan pentingnya mencantumkan sumber dalam penyajian sejarah. Sumber Sejarah Memahami Jawaban Singkat 7
8. Menghubungkan sejarah lokal dengan isu ketahanan pangan. Sejarah Lokal dan Ketahanan Pangan Menerapkan Jawaban Singkat 8
9. Merencanakan penyajian hasil analisis sejarah (infografis) secara sistematis. Penyajian Hasil Analisis Sejarah Mencipta Uraian/Tugas Kontekstual 9
10. Merancang narasi video sejarah dengan integrasi KKA dan konteks ketahanan pangan. Sejarah, KKA, Program SIKAP Mencipta Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Pilihan Ganda

  • Soal 1: b (Skor: 1)
  • Soal 2: b (Skor: 1)
  • Soal 3: b (Skor: 1)
  • Soal 4: c (Skor: 1)
  • Soal 5: b (Skor: 1)

Jawaban Singkat

  • Soal 6: Contoh: Grafik (batang, garis, lingkaran), diagram alir, peta sejarah, timeline, tabel data historis. (Skor: 1 untuk setiap jawaban yang relevan, maksimal 2)
  • Soal 7: Untuk menjaga kredibilitas, akuntabilitas, dan memungkinkan audiens untuk memverifikasi informasi atau mendalami topik lebih lanjut. (Skor: 2)
  • Soal 8: Melalui studi tentang praktik pertanian tradisional, sistem irigasi kuno, pola distribusi pangan, atau dampak perubahan lingkungan terhadap hasil panen di masa lalu yang relevan dengan ketahanan pangan saat ini. (Skor: 2)

Uraian/Tugas Kontekstual

  • Soal 9:
    • Struktur Narasi (4 poin): Pengumpulan data (sumber primer/sekunder), penentuan poin kunci, penyusunan alur cerita/informasi, desain visual (tata letak, warna, ikonografi).
    • Keterkaitan dengan Jalur Rempah (3 poin): Akurasi historis terkait rute, komoditas, peran Indonesia, dampaknya.
    • Kejelasan Penyajian (3 poin): Kemudahan dipahami, daya tarik visual, penggunaan teks singkat dan padat.
    • Total Skor: 10
  • Soal 10:
    • Kerangka Narasi (4 poin): Pendahuluan (latar belakang irigasi kuno), inti cerita (cara kerja, dampaknya pada pertanian/ketahanan pangan), penutup (relevansi dengan masa kini).
    • Integrasi KKA (3 poin): Penjelasan bagaimana analisis data historis pola air dapat dibantu KKA (misal: simulasi, klasifikasi pola), atau bagaimana teknologi AI bisa mengoptimalkan sistem irigasi modern berdasarkan prinsip kuno.
    • Relevansi Program SIKAP (3 poin): Penekanan pada peran irigasi kuno dalam ketahanan pangan masyarakat, potensi adaptasi modern untuk ketahanan pangan Tuban.
    • Total Skor: 10

Total Skor Maksimal: 5 (PG) + 6 (Singkat) + 20 (Uraian) = 31

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Total Skor Maksimal) x 100


RUBRIK PENILAIAN KINERJA/PRODUK (Presentasi dan Infografis/Video)

Indikator Baru Memulai (1) Berkembang (2) Cakap (3) Mahir (4)
Konten Sejarah (Akurasi & Kedalaman)
Menyajikan informasi sejarah yang akurat, relevan, dan mendalam sesuai topik.
Informasi kurang akurat atau dangkal, banyak kesalahan fakta. Informasi cukup akurat namun kurang mendalam, ada beberapa bagian yang perlu diklarifikasi. Informasi akurat, relevan, dan cukup mendalam, menunjukkan pemahaman yang baik. Informasi sangat akurat, mendalam, kritis, dan menawarkan perspektif baru.
Penyajian Visual/Lisan (Kejelasan & Daya Tarik)
Sistematis, jelas, mudah dipahami, dan menarik perhatian audiens.
Penyajian kacau, sulit dipahami, kurang menarik secara visual/lisan. Penyajian cukup terstruktur, namun kadang kurang jelas atau kurang menarik. Penyajian terstruktur, jelas, dan cukup menarik, efektif dalam menyampaikan pesan. Penyajian sangat terstruktur, sangat jelas, inovatif, dan sangat menarik perhatian audiens.
Kolaborasi & Kontribusi
Kerja sama tim yang efektif dan kontribusi setiap anggota terlihat.
Terlihat minim kerja sama, kontribusi individu tidak merata atau kurang. Ada upaya kerja sama, namun masih ada anggota yang kurang berkontribusi atau dominan. Kerja sama tim baik, kontribusi anggota merata dan terlihat jelas. Kerja sama tim sangat baik, semua anggota berkontribusi optimal, saling mendukung.
Integrasi Konsep Tambahan (KKA/SIKAP)
Kemampuan mengaitkan materi sejarah dengan konsep KKA dan Program SIKAP secara relevan.
Integrasi konsep KKA/SIKAP tidak ada atau sangat tidak relevan. Integrasi konsep KKA/SIKAP ada namun kurang jelas atau kurang relevan. Integrasi konsep KKA/SIKAP cukup jelas dan relevan dengan konteks sejarah. Integrasi konsep KKA/SIKAP sangat jelas, mendalam, inovatif, dan memperkaya pemahaman sejarah.

REKAP NILAI PESERTA DIDIK

No Nama Peserta Didik Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Observasi + Exit Ticket) Nilai Asesmen Akhir (Tertulis) Nilai Kinerja/Produk (Presentasi/Infografis/Video) Nilai Refleksi Nilai Akhir Keterangan (Tuntas/Belum Tuntas)
1.
2.
3.
... ... ... ... ... ... ... ... ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.