PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 2 DARI 2
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama guru | Betty Heru Woroningrum, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Matematika Tingkat Lanjut |
| Kelas/Semester | XI / Ganjil |
| Alokasi Waktu | Pertemuan 2 dari 2 · 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik: | Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen diagnostik pada pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal tentang konsep dasar polinomial telah diases. Minat peserta didik terhadap matematika tingkat lanjut ditingkatkan melalui penekanan pada relevansi aplikasi. Kebutuhan belajar yang beragam diakomodasi melalui diferensiasi aktivitas dan asesmen. Pemetaan dilakukan melalui observasi awal dan respons terhadap pertanyaan pemantik. |
| Materi Pelajaran: | Materi Polinomial (penerapan konsep, penyajian hasil, refleksi) merupakan materi lanjutan dari pengenalan konsep dasar. Relevansi kehidupan nyata ditekankan melalui contoh aplikasi dalam pemodelan matematika dan sains. Tingkat kesulitan materi ini sedang, membutuhkan pemahaman konsep dan kemampuan analisis. Struktur materi bersifat hierarkis, di mana pemahaman sebelumnya menjadi dasar pemahaman yang lebih kompleks. Miskonsepsi potensial meliputi kesalahan dalam operasi aljabar atau interpretasi hasil. Integrasi nilai karakter seperti ketelitian, kemandirian, dan kerja sama dikembangkan melalui aktivitas pembelajaran. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL): | Penalaran Kritis, Kemandirian |
| Capaian Pembelajaran: | Aljabar dan Fungsi: Melakukan operasi aritmetika pada polinomial (suku banyak), menentukan faktor polinomial, dan menggunakan identitas polinomial untuk menyelesaikan masalah. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Bermakna & Menggembirakan | 1. Memberikan salam dan doa pembuka. 2. Melakukan apersepsi dengan menghubungkan materi sebelumnya (konsep polinomial) dengan aplikasi nyata. 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengaplikasikan, menyajikan, dan merefleksikan. 4. Memotivasi peserta didik dengan menunjukkan relevansi polinomial dalam kehidupan sehari-hari dan potensi penggunaannya dalam KKA dan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP). 5. Melakukan asesmen awal singkat (misal: pertanyaan pemantik) untuk mengukur pemahaman awal tentang aplikasi polinomial. |
1. Menjawab salam dan berdoa. 2. Menyimak apersepsi dan menghubungkan dengan pengetahuan sebelumnya. 3. Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria keberhasilan. 4. Merespons motivasi guru dan menunjukkan minat. 5. Menjawab pertanyaan pemantik atau mengerjakan kuis singkat. |
30 menit | Respons terhadap pertanyaan, hasil asesmen awal singkat. |
| INTI - MEMAHAMI | Berkesadaran & Bermakna | 1. Menyajikan sebuah masalah kontekstual yang memerlukan pemodelan polinomial (misal: masalah fisika, ekonomi, atau pertanian terkait Program SIKAP). 2. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengidentifikasi informasi kunci dan merumuskan masalah matematis. 3. Memberikan bimbingan dan klarifikasi konsep polinomial yang relevan untuk pemecahan masalah. 4. Mendorong peserta didik untuk mencari strategi penyelesaian menggunakan konsep polinomial yang telah dipelajari. |
1. Mengamati dan memahami masalah kontekstual yang disajikan. 2. Berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi data dan merumuskan pertanyaan matematika. 3. Mengingat kembali dan mendiskusikan konsep polinomial yang relevan. 4. Mencari dan merencanakan strategi penyelesaian masalah. |
60 menit | Catatan hasil diskusi kelompok, identifikasi masalah. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna & Menggembirakan | 1. Memfasilitasi peserta didik dalam menerapkan konsep polinomial untuk menyelesaikan masalah, termasuk memandu penggunaan alat digital sederhana (misal: spreadsheet untuk visualisasi grafik). 2. Membimbing peserta didik dalam menyusun dan menyajikan solusi mereka (misal: langkah-langkah perhitungan, grafik, atau narasi penjelasan). 3. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap proses dan hasil kerja kelompok. 4. Mendorong peserta didik untuk mengeksplorasi bagaimana KKA dapat membantu analisis data polinomial, misalnya simulasi sederhana. |
1. Menerapkan konsep polinomial untuk menghitung dan menganalisis data. 2. Menggunakan perangkat lunak sederhana untuk visualisasi atau perhitungan jika memungkinkan. 3. Menyusun laporan/presentasi singkat mengenai solusi dan langkah-langkahnya. 4. Mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas atau berbagi secara digital. |
75 menit | Laporan/produk kerja kelompok (misal: solusi tertulis, grafik, slide presentasi). |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran & Menggembirakan | 1. Memandu sesi refleksi terbimbing mengenai proses pembelajaran, tantangan yang dihadapi, dan strategi yang efektif. 2. Meminta peserta didik untuk menilai pemahaman mereka sendiri dan pemahaman kelompok. 3. Memberikan pertanyaan untuk mendorong pemikiran kritis tentang keterbatasan model polinomial atau area aplikasi lain. 4. Mengaitkan kembali pembelajaran dengan konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana model matematika dapat membantu pengelolaan sumber daya pangan. |
1. Berpartisipasi aktif dalam diskusi refleksi. 2. Menilai pemahaman diri dan kelompok menggunakan rubrik sederhana. 3. Mengemukakan pendapat tentang kesulitan, keberhasilan, dan hal baru yang dipelajari. 4. Menghubungkan pembelajaran dengan isu ketahanan pangan atau aplikasi lain. |
30 menit | Jawaban refleksi individu (tertulis atau lisan), hasil penilaian diri. |
| PENUTUP | Bermakna & Menggembirakan | 1. Memberikan rangkuman singkat mengenai poin-poin penting aplikasi polinomial. 2. Memberikan umpan balik umum yang positif dan konstruktif. 3. Memberikan apresiasi atas partisipasi dan usaha peserta didik. 4. Menyampaikan informasi mengenai materi pembelajaran selanjutnya dan tugas (jika ada). |
1. Menyimak rangkuman dan umpan balik. 2. Mengajukan pertanyaan klarifikasi jika ada. 3. Mencatat informasi materi selanjutnya. |
30 menit | Kehadiran dan partisipasi aktif. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang aplikasi konsep polinomial dan mengidentifikasi kesiapan belajar. Bentuk/Instrumen: Kuis singkat/pertanyaan pemantik. Teknik: Tes lisan atau tertulis singkat. Bukti yang Dinilai: Kemampuan menjawab pertanyaan terkait aplikasi polinomial. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan setidaknya satu contoh aplikasi polinomial atau mengidentifikasi elemen kunci dari masalah yang diberikan. Tindak Lanjut: Memberikan penguatan atau penyesuaian strategi pembelajaran jika ditemukan kesenjangan pemahaman yang signifikan. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Memantau kemajuan belajar peserta didik, mengidentifikasi kesulitan, dan memberikan umpan balik formatif selama proses aplikasi dan penyajian. Bentuk/Instrumen: Lembar observasi kerja kelompok, hasil kerja kelompok (laporan/presentasi). Teknik: Observasi, penilaian kinerja/produk. Bukti yang Dinilai: Kemampuan menerapkan konsep polinomial, langkah penyelesaian, ketepatan hasil, kualitas penyajian, dan kolaborasi dalam kelompok. Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu menyajikan solusi yang logis dan terstruktur, menunjukkan pemahaman konsep yang memadai, dan menggunakan terminologi yang tepat. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik langsung kepada kelompok untuk perbaikan selama proses kerja, memfasilitasi diskusi antar kelompok. |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran terkait aplikasi, penyajian, dan refleksi. Bentuk/Instrumen: Refleksi individu (tertulis/lisan), penilaian partisipasi dalam diskusi. Teknik: Self-assessment, penilaian lisan. Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman konsep, kemampuan merefleksikan proses belajar, dan kesadaran akan penerapan polinomial. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjelaskan pembelajaran yang didapat, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri, serta mengaitkannya dengan konteks yang lebih luas (termasuk potensi KKA dan Program SIKAP). Tindak Lanjut: Memberikan penguatan individu atau kelompok berdasarkan hasil refleksi, merencanakan kegiatan remedial atau pengayaan. |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep polinomial dalam menyelesaikan masalah kontekstual yang disajikan, menyajikan solusi secara lisan atau tertulis dengan langkah-langkah yang sistematis, serta merefleksikan proses pembelajaran dan pemahaman konsep yang diperoleh.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Aplikasi Konsep Polinomial | Kesulitan mengidentifikasi informasi relevan dan menerapkan konsep polinomial yang tepat dalam masalah kontekstual. | Mampu mengidentifikasi sebagian informasi relevan dan menerapkan konsep polinomial dengan beberapa kesalahan atau kurang lengkap. | Mampu mengaplikasikan konsep polinomial dengan benar dan sistematis untuk menyelesaikan masalah kontekstual. | Mampu mengaplikasikan konsep polinomial secara kreatif dan efisien, bahkan pada masalah yang kompleks atau memerlukan adaptasi konsep. |
| Penyajian Solusi | Penyajian solusi tidak jelas, tidak sistematis, atau tidak lengkap, sulit dipahami. | Penyajian solusi cukup jelas namun kurang sistematis, terdapat beberapa bagian yang sulit dipahami atau kurang detail. | Menyajikan solusi secara jelas, logis, dan sistematis, dengan langkah-langkah yang mudah diikuti. | Menyajikan solusi dengan sangat jelas, terstruktur, menarik, dan persuasif, mampu menjelaskan setiap langkah secara mendalam. |
| Refleksi Pembelajaran | Kesulitan mengartikulasikan apa yang dipelajari, tantangan yang dihadapi, atau pemahaman diri. | Mampu menyebutkan apa yang dipelajari namun kurang mendalam dalam menganalisis tantangan atau refleksi diri. | Mampu merefleksikan proses pembelajaran, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta mengaitkannya dengan pemahaman konsep. | Merefleksikan proses pembelajaran secara mendalam, mengaitkan dengan aplikasi nyata (termasuk potensi KKA dan Sistem Ketahanan Pangan), serta merumuskan rencana perbaikan yang konkret. |
| Kolaborasi Kelompok | Tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi atau kerja kelompok. | Berpartisipasi namun kurang efektif, cenderung pasif atau dominan tanpa memberi ruang bagi anggota lain. | Berkontribusi secara aktif dalam diskusi dan kerja kelompok, berbagi ide dan mendengarkan pendapat anggota lain. | Memimpin diskusi secara konstruktif, memfasilitasi kolaborasi, dan mendorong partisipasi semua anggota kelompok. |
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Betty Heru Woroningrum, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |