← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 3 dari 3 - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - Konsep khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan).

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 3 DARI 3

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru A. Badrul Munir, S.Ag
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester X / Ganjil
Alokasi Waktu Pertemuan 3 dari 3 · 3 JP (135 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik

Kesiapan belajar peserta didik untuk pertemuan ketiga ini diasumsikan baik, berdasarkan pemetaan pada asesmen awal dan observasi selama dua pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal tentang konsep khairat telah terbangun. Minat terhadap topik dapat ditingkatkan melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan nyata. Kebutuhan belajar difokuskan pada pengaplikasian, penyajian, dan refleksi. Pemetaan dilakukan melalui observasi partisipatif dan tanya jawab singkat di awal pembelajaran.

Materi Pelajaran

Materi esensial pertemuan ini adalah pengaplikasian, penyajian hasil, dan refleksi konsep khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). Materi ini bersifat prosedural dan aplikatif, relevan dengan kehidupan nyata peserta didik dalam bermasyarakat. Tingkat kesulitan moderat, memerlukan pemahaman konsep yang sudah diperoleh pada pertemuan sebelumnya. Struktur materi runtut dari pemahaman, pengaplikasian, hingga refleksi. Miskonsepsi potensial terkait pemaknaan 'berlomba' yang bisa mengarah pada persaingan negatif perlu diantisipasi. Integrasi nilai-nilai kejujuran, kerjasama, tanggung jawab, dan empati sangat ditekankan.

Dimensi Profil Lulusan (DPL) Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global
Capaian Pembelajaran

Al-Qur'an Hadis: Membaca, menghafal, menulis, dan menganalisis ayat Al-Qur'an tentang perintah berlomba-lomba dalam kebaikan, larangan pergaulan bebas, dan zina beserta hadis terkait.

Akidah: Meyakini dan merefleksikan beberapa cabang iman (syu‘ab al-īmān).

Akhlak: Menerapkan manfaat menghindari penyakit hati.

Fikih: Menerapkan dan merefleksikan sumber hukum Islam, pentingnya menjaga lima prinsip dasar hukum Islam (al-kulliyyāt al-khamsah), ekonomi syariah, dan wakaf.

Sejarah Peradaban Islam: Merefleksikan peran tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu

Pembelajaran ini mengintegrasikan pemahaman konsep agama dengan aplikasi nyata, yang dapat dikaitkan dengan literasi digital melalui pencarian informasi dan analisis data sederhana menggunakan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk mengidentifikasi tren perilaku positif. Selain itu, konsep khairat dapat dihubungkan dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya dalam mengelola sumber daya pangan secara berkelompok atau merancang program berbagi pangan yang efisien dan berkelanjutan.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menyajikan hasil analisis penerapan konsep khairat dalam bentuk poster digital atau presentasi singkat dan merefleksikan pembelajaran yang telah diperoleh serta merencanakan langkah konkret untuk mengaplikasikannya lebih lanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Topik Pembelajaran Aplikasi, Penyajian Hasil, dan Refleksi Konsep Khairat (Berlomba-lomba dalam Kebaikan).
Praktik Pedagogis

Model: Contextual Teaching and Learning (CTL). Strategi: Kolaboratif dan berbasis proyek sederhana. Metode: Diskusi Kelompok, Presentasi, Refleksi Tertulis. Alasan Pemilihan: CTL relevan karena menghubungkan materi agama dengan pengalaman nyata peserta didik, mendorong pembelajaran bermakna. Kolaborasi dan proyek sederhana mendorong partisipasi aktif dan pengembangan keterampilan abad 21. Penerapan Sintaks CTL: 1. Mengaktifkan Pengetahuan Awal: Tanya jawab singkat tentang pengalaman berlomba dalam kebaikan. 2. Menghadirkan Konteks: Guru menyajikan contoh kasus atau tantangan nyata terkait berlomba dalam kebaikan. 3. Melakukan Inkuiri: Peserta didik merumuskan pertanyaan terkait penerapan dan penyajian konsep. 4. Belajar Melalui Komunitas: Diskusi kelompok untuk merancang produk/presentasi. 5. Memberikan Pemodelan: Guru memberikan contoh format presentasi atau poster yang baik. 6. Melakukan Refleksi: Peserta didik merefleksikan proses belajar dan hasil yang dicapai. 7. Melaksanakan Asesmen Autentik: Penilaian kinerja presentasi/produk dan refleksi tertulis.

Kemitraan Pembelajaran

Dukungan dari wali kelas dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi pembentukan kelompok yang heterogen berdasarkan minat dan kemampuan. Kerjasama dengan guru TIK dapat dioptimalkan untuk penggunaan aplikasi desain poster digital atau platform presentasi online jika diperlukan.

Lingkungan Pembelajaran

Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif, memanfaatkan sumber belajar yang tersedia (buku paket, internet). Budaya belajar yang aman, saling menghargai, dan terbuka untuk bertanya serta berbagi ide antar peserta didik dikembangkan.

Pemanfaatan Digital

Peserta didik akan menggunakan perangkat digital (laptop/tablet/smartphone) untuk mencari referensi, merancang poster digital (misalnya menggunakan Canva, Genially), atau menyiapkan materi presentasi (misalnya menggunakan Google Slides, PowerPoint). Pemanfaatan AI dapat dioptimalkan untuk asistensi penulisan draf awal atau pencarian visual yang relevan.

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL
(15 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan
  • Menyapa peserta didik dengan hangat.
  • Melakukan apersepsi singkat dengan menanyakan pengalaman peserta didik terkait "berlomba dalam kebaikan" di lingkungan sekolah atau rumah.
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan kriteria penilaian.
  • Memotivasi peserta didik dengan menyampaikan pentingnya mengaplikasikan dan merefleksikan khairat.
  • Menjawab salam dan merespon pertanyaan apersepsi.
  • Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian.
15 menit Kehadiran dan partisipasi aktif dalam apersepsi.
INTI - MEMAHAMI
(30 menit)
Memahami, Bermakna
  • Membimbing peserta didik dalam mengaktifkan kembali pemahaman esensial tentang konsep khairat melalui tanya jawab terarah.
  • Menjelaskan secara singkat panduan teknis untuk membuat poster digital atau kerangka presentasi yang efektif, termasuk cara mencari referensi yang kredibel.
  • Memberikan contoh singkat bagaimana menggunakan AI untuk membantu merangkum informasi kunci dari sumber yang ditemukan terkait khairat.
  • Mendiskusikan kembali makna khairat dan dalilnya dalam kelompok kecil.
  • Mencari referensi tambahan mengenai contoh-contoh penerapan khairat dalam berbagai bidang kehidupan (misal: lingkungan, sosial, ekonomi).
  • Mulai menyusun kerangka konten untuk poster digital atau presentasi.
30 menit Kerangka konten poster/presentasi yang tersusun.
INTI - MENGAPLIKASI
(50 menit)
Mengaplikasi, Bermakna, Menggembirakan
  • Memfasilitasi peserta didik dalam proses pembuatan poster digital atau persiapan presentasi.
  • Memberikan bimbingan teknis dan konten sesuai kebutuhan kelompok.
  • Mendorong kolaborasi antar anggota kelompok.
  • Mengamati penerapan konsep khairat dalam kerja kelompok, misalnya pembagian tugas yang adil, saling membantu.
  • Menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya, termasuk waktu dan alat digital, yang bisa dikaitkan dengan efisiensi dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya dalam merencanakan proyek berbagi pangan yang minim pemborosan.
  • Membuat poster digital atau menyiapkan materi presentasi yang berisi analisis penerapan konsep khairat dalam kehidupan nyata.
  • Berkolaborasi dalam kelompok untuk menyelesaikan produk/presentasi.
  • Memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan bertanggung jawab.
  • Mengaplikasikan prinsip khairat dalam proses kerja kelompok.
50 menit Produk poster digital atau materi presentasi yang selesai.
INTI - MEREFLEKSI
(30 menit)
Merefleksi, Bermakna, Berkesadaran
  • Memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil karyanya secara singkat.
  • Memfasilitasi sesi tanya jawab dan umpan balik konstruktif antar peserta didik dan dari guru.
  • Mengarahkan peserta didik untuk menuliskan refleksi pribadi mengenai pembelajaran yang telah diperoleh, tantangan yang dihadapi, dan rencana tindak lanjut.
  • Membimbing peserta didik dalam menganalisis bagaimana pemahaman tentang khairat dapat dikembangkan lebih lanjut, termasuk potensi penggunaan KKA untuk analisis data perilaku positif atau isu terkait pangan dan lingkungan.
  • Mempresentasikan hasil karya kelompok.
  • Memberikan dan menerima umpan balik.
  • Menuliskan refleksi pribadi dalam jurnal atau lembar kerja.
  • Merencanakan langkah konkret untuk mengaplikasikan khairat dalam kehidupan sehari-hari.
30 menit Catatan refleksi pribadi; Umpan balik yang diberikan dan diterima.
PENUTUP
(10 menit)
Menggembirakan, Bermakna
  • Memberikan apresiasi atas usaha dan partisipasi seluruh peserta didik.
  • Menyimpulkan poin-poin penting dari pembelajaran hari ini, menekankan kembali esensi khairat.
  • Memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus mengamalkan nilai khairat.
  • Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya (jika ada).
  • Menyimak kesimpulan dan apresiasi guru.
  • Menyampaikan kesan pembelajaran (jika diminta).
10 menit Keterlibatan dalam kesimpulan dan apresiasi.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran
  • Tujuan: Mengukur pengetahuan awal peserta didik tentang konsep khairat dan pengalaman menerapkannya.
  • Bentuk/Instrumen: Tanya jawab singkat, observasi partisipatif.
  • Teknik: Lisan, Observasi.
  • Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman awal, kemampuan mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan respon yang relevan dan menunjukkan pemahaman dasar konsep.
  • Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan kedalaman materi dan contoh yang digunakan pada tahap inti.
Asesmen pada Proses Pembelajaran
  • Tujuan: Menilai pemahaman, keterampilan mengaplikasikan konsep, dan kolaborasi peserta didik selama proses pembuatan produk/presentasi. (Assessment for Learning)
  • Bentuk/Instrumen: Observasi kinerja kelompok, diskusi kelompok, tanya jawab selama proses.
  • Teknik: Observasi, Lisan.
  • Bukti yang Dinilai: Kualitas kolaborasi, kontribusi individu, pemahaman konsep yang ditunjukkan dalam diskusi dan produk.
  • Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu bekerja sama dengan baik, individu berkontribusi aktif, pemahaman konsep terlihat dalam produk.
  • Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik konstruktif secara langsung untuk perbaikan proses.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran
  • Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran (produk/presentasi dan refleksi) serta pemahaman mendalam. (Assessment of Learning)
  • Bentuk/Instrumen: Penilaian poster digital/presentasi, lembar refleksi tertulis.
  • Teknik: Kinerja (Produk), Tertulis (Refleksi).
  • Bukti yang Dinilai: Kualitas konten, kreativitas, kejelasan penyajian (poster/presentasi), kedalaman refleksi, dan rencana tindak lanjut.
  • Kriteria Keberhasilan: Sesuai dengan rubrik penilaian yang ditetapkan.
  • Tindak Lanjut: Remedial bagi yang belum mencapai kriteria; Pengayaan bagi yang sudah mahir; Umpan balik personal untuk pengembangan diri.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik mampu menyajikan hasil analisis penerapan konsep khairat dalam bentuk poster digital atau presentasi singkat dan merefleksikan pembelajaran yang telah diperoleh serta merencanakan langkah konkret untuk mengaplikasikannya lebih lanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
A. Kualitas Konten (Poster/Presentasi)
Relevansi dan kedalaman analisis penerapan konsep khairat.
Konten kurang relevan atau tidak mendalam, hanya menyajikan definisi dasar tanpa analisis penerapan nyata. Konten cukup relevan, menyajikan beberapa contoh penerapan khairat namun analisisnya masih terbatas dan kurang mendalam. Konten sangat relevan, menyajikan analisis penerapan khairat yang jelas dengan contoh-contoh konkret yang mendukung. Konten sangat relevan, mendalam, dan kritis, menyajikan analisis penerapan khairat yang orisinal dengan argumen yang kuat dan contoh inovatif.
B. Kejelasan Penyajian (Poster/Presentasi)
Tata letak, desain visual, dan keterbacaan.
Tata letak berantakan, desain visual tidak menarik, teks sulit dibaca. Tata letak cukup baik, desain visual sederhana, teks cukup terbaca namun ada beberapa bagian yang kurang jelas. Tata letak rapi, desain visual menarik dan informatif, teks mudah dibaca dan dipahami. Tata letak sangat baik, desain visual profesional dan kreatif, penggunaan elemen visual sangat efektif mendukung pesan, teks sangat mudah dibaca.
C. Kualitas Refleksi
Kedalaman pemahaman, kesadaran diri, dan makna pembelajaran.
Refleksi sangat umum, hanya menyatakan "menyenangkan" atau "sulit" tanpa penjelasan mendalam. Refleksi menyebutkan beberapa hal yang dipelajari atau dialami, namun belum menunjukkan kedalaman pemahaman atau kesadaran diri yang signifikan. Refleksi menunjukkan pemahaman yang baik tentang pembelajaran, mengidentifikasi aspek positif dan tantangan, serta mengaitkannya dengan makna pribadi. Refleksi sangat mendalam, menunjukkan kesadaran diri yang tinggi, mampu menganalisis proses belajar secara kritis, dan mengaitkan pembelajaran dengan nilai-nilai fundamental.
D. Rencana Tindak Lanjut
Konkret, realistis, dan terukur.
Rencana tidak spesifik atau tidak realistis untuk diterapkan. Rencana cukup jelas namun kurang spesifik dan sulit diukur keberhasilannya. Rencana konkret, realistis, dan dapat diukur untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Rencana sangat konkret, inovatif, realistis, terukur, dan menunjukkan komitmen kuat untuk implementasi berkelanjutan.

Keterangan:

  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: Baik dan sesuai harapan.
  • Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

A. Badrul Munir, S.Ag

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.