ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
1. Rasional ATP
Mata pelajaran Kimia Fase F bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pemahaman mendalam mengenai konsep-konsep kimia yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Alur Tujuan Pembelajaran ini dirancang untuk memfasilitasi peserta didik dalam menganalisis hubungan struktur atom dengan sistem periodik unsur, membandingkan jenis ikatan kimia dan sifat fisik materi, mengaitkan perubahan entalpi dengan sumber energi, menganalisis laju reaksi dan kesetimbangan kimia, menjelaskan daya hantar listrik dan sifat koligatif larutan, serta memahami sel elektrokimia dan senyawa karbon/makromolekul. Pembelajaran dirancang secara sistematis, mulai dari konsep dasar hingga penerapan yang lebih kompleks, dengan penekanan pada pengembangan keterampilan proses ilmiah melalui pengamatan, perumusan masalah, perencanaan dan pelaksanaan penyelidikan, analisis data, evaluasi, dan komunikasi hasil. Alokasi JP yang tersedia akan dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase F.
2. Karakteristik Fase dan Mata Pelajaran
Fase F merupakan fase akhir jenjang Sekolah Menengah Atas, di mana peserta didik diharapkan telah memiliki kemampuan berpikir abstrak dan analitis yang tinggi. Mata pelajaran Kimia pada fase ini berfokus pada pendalaman konsep-konsep kimia inti dan penerapannya dalam berbagai fenomena alam dan teknologi. Pembelajaran bersifat saintifik, mendorong peserta didik untuk aktif dalam proses penemuan dan pemecahan masalah. Keterampilan proses sains menjadi komponen penting yang dikembangkan secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. Peserta didik juga didorong untuk mengembangkan kemandirian belajar, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi ilmiah.
3. Tabel Alur Tujuan Pembelajaran
| Kode TP | Elemen CP | Tujuan Pembelajaran | Materi Esensial | Bukti/Kriteria Ketercapaian | Alokasi JP | Semester | Urutan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| TP.1 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat menguasai konsep sifat koligatif larutan | Sifat Koligatif Larutan | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menguraikan sifat Koligatif Larutan dan menunjukkan hubungan antarinformasi secara benar. | 25 JP | 1 | 1 |
| TP.2 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat menguasai penerapan konsep sifat koligatif larutan dalam keseharian dan analisis kimia | Sifat Koligatif Larutan | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menguraikan sifat Koligatif Larutan dan menunjukkan hubungan antarinformasi secara benar. | 30 JP | 1 | 2 |
| TP.3 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat menguasai konsep redoks, sifat elektrolit dan non elektrolit dan elektrokimia | Konsep Redoks dan Elektrokimia | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan konsep Redoks dan Elektrokimia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 25 JP | 1 | 3 |
| TP.4 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat menguasai penerapan konsep redoks, sifat elektrolit dan non elektrolit dan elektrokimia dalam industri dan keseharian | Konsep Redoks dan Elektrokimia | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan konsep Redoks dan Elektrokimia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 25 JP | 1 | 4 |
| TP.5 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat memahami struktur, tata nama, sifat, sintesis dan kegunaan senyawa karbon | Senyawa Karbon | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan senyawa Karbon dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 40 JP | 2 | 5 |
| TP.6 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat memahami struktur, tata nama sifat, serta kegunaan benzena dan turunannya | Benzena dan turunannya | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan benzena dan turunannya dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 35 JP | 2 | 6 |
| TP.7 | Pemahaman Kimia | Peserta didik dapat memahami struktur, tata nama, sifat serta kegunaan makromolekul polimer, karbohidrat dan protein | Makromolekul | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan makromolekul dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 35 JP | 2 | 7 |
Total Alokasi JP: 105 JP
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |
Catatan sistem: ATP hanya memuat TP/materi pembelajaran. Alokasi JP dikunci ke kelipatan 5 JP per minggu. Baris JP diselaraskan: 7. Baris non-materi dihapus: 0. Total materi: 215 JP. Kapasitas RPE: 215 JP. Tidak ada cadangan, asesmen/remedial/pengayaan, agenda sekolah, atau N/A sebagai baris ATP terpisah.
Catatan sistem: alokasi JP ATP dikunci per semester sesuai RPE. Semester 1 = 105 JP dari target RPE 105 JP; Semester 2 = 110 JP dari target RPE 110 JP. Prota dan Promes wajib mengikuti angka ATP final ini.
Catatan sistem: Alokasi JP pada ATP disinkronkan mengikuti alur RPE → ATP → Prota/Promes → Silabus. Jumlah baris diselaraskan: 7.