← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Alur Tujuan Pembelajaran

Alur Tujuan Pembelajaran - Sejarah X - 2026/2027

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

IDENTITAS

  • Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
  • Guru: Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
  • Mata Pelajaran: Sejarah
  • Kelas/Fase: X / Fase E
  • Tahun Pelajaran: 2026/2027
  • Alokasi: 3 JP per minggu
  • Total JP Efektif: 129 JP

RASIONAL ATP

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Fase E mata pelajaran Sejarah ini disusun untuk memandu peserta didik dalam memahami konsep-konsep dasar ilmu sejarah, menelusuri asal-usul nenek moyang dan jalur rempah, serta mengkaji perkembangan kerajaan Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia. Pembelajaran dirancang secara sistematis, dimulai dari pemahaman konsep fundamental sejarah sebagai dasar analisis, dilanjutkan dengan penelusuran jejak sejarah maritim dan budaya melalui jalur rempah, hingga mendalami warisan peradaban besar kerajaan-kerajaan Nusantara. ATP ini berupaya mengintegrasikan pemahaman konsep dengan keterampilan proses sejarah, mendorong peserta didik untuk aktif mengamati, menanya, mengumpulkan, mengorganisasi, menafsirkan, mengomunikasikan, dan merefleksikan temuan sejarah. Dengan alokasi 129 JP efektif, ATP ini memastikan seluruh cakupan materi esensial dapat tersampaikan secara mendalam dan komprehensif, membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kontekstual dalam memahami dinamika sejarah serta relevansinya dengan masa kini dan masa depan.

KARAKTERISTIK FASE DAN MATA PELAJARAN

Fase E (Kelas X) merupakan fase transisi bagi peserta didik SMA menuju pemahaman yang lebih mendalam dan kompleks terhadap berbagai disiplin ilmu. Pada fase ini, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir abstrak, analitis, dan kritis. Mata pelajaran Sejarah di Fase E bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pemahaman fundamental mengenai sejarah sebagai ilmu, termasuk konsep-konsep dasar, metode penelitian, serta cara menginterpretasikan peristiwa sejarah. Peserta didik diajak untuk melihat sejarah tidak hanya sebagai rangkaian peristiwa masa lalu, tetapi juga sebagai proses yang dinamis, berkelanjutan, dan memiliki kaitan erat dengan kehidupan masa kini dan masa depan. Pembelajaran sejarah di fase ini menekankan pada pengembangan keterampilan proses sejarah, seperti mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menganalisis, menafsirkan, mengomunikasikan, dan merefleksikan. Melalui pembelajaran sejarah, peserta didik diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran historis, rasa cinta tanah air, serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman masa lalu demi membangun masa depan yang lebih baik.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Kode TP Elemen CP Tujuan Pembelajaran Materi Esensial Bukti/Kriteria Ketercapaian Alokasi JP Semester Urutan
TP.1 Pemahaman Konsep Dasar Ilmu Sejarah Peserta didik mampu memahami pengantar ilmu sejarah, memahami sejarah dalam dimensi masa lalu, masa kini dan masa depan, memhami peristiwa sejarah secara diakronis Pengantar Ilmu Sejarah Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan pengantar Ilmu Sejarah dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 15 JP 1 1
TP.2 Pemahaman Konsep Dasar Ilmu Sejarah Peserta didik mampu menganalisis serta mengevaluasi sejarah dalam ruang lingkup lokal, nasional dan global Pengantar Ilmu Sejarah Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan pengantar Ilmu Sejarah dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 15 JP 1 2
TP.3 Keterampilan Proses Sejarah Peserta didik mampu memahami asal usul nenek moyang menurut teori Yunan, teori Nusantara, teoto out of Afrika, eori out of Taiwan Asalusul Nenek Moyang dan Jalur Rempah Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan asalusul Nenek Moyang dan Jalur Rempah dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 18 JP 1 3
TP.4 Keterampilan Proses Sejarah Peserta didik mampu memahami jalur rempah Asalusul Nenek Moyang dan Jalur Rempah Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan asalusul Nenek Moyang dan Jalur Rempah dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 15 JP 1 4
TP.5 Pemahaman Konsep Dasar Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah Peserta didik mampu menganalisis pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia dan menjelaskan kerajaan pada masa Hindu Buddha Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 12 JP 2 5
TP.6 Pemahaman Konsep Dasar Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah Peserta didik mampu mendeskripsikan jaringan perdagangan dan pelayaran Nusantara Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 12 JP 2 6
TP.7 Keterampilan Proses Sejarah Peserta didik mampu menganalisis akulturasi Kebudayaan Nusantara Hindu dan Buddha Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 12 JP 2 7
TP.8 Keterampilan Proses Sejarah Peserta didik mampu menjelaskan proses Islamisasi di Nusantara, memahami terbentuknya perdagangan antarpulai pada masa Islam di Nusantara Kerajaan Islam di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Islam di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 12 JP 2 8
TP.9 Pemahaman Konsep Dasar Kerajaan Hindu-Buddha Peserta didik mampu mendeskripsikan kehidupan masyarakat Nusantara masa Kerajaan Islam Kerajaan Islam di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Islam di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 9 JP 2 9
TP.10 Pemahaman Konsep Dasar Kerajaan Hindu-Buddha Peserta didik mampu menjelaskan jaringan keilmuan dinusantara, memahami akulturasu dan perkembangan budaya serta mengidentifikasi proses integrasi Nusantara Kerajaan Islam di Indonesia Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan kerajaan Islam di Indonesia dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. 9 JP 2 10

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Irianto Pontjowardoyo, S.Pd

NIP. ••••••••••••••••

Catatan sistem: ATP hanya memuat TP/materi pembelajaran. Alokasi JP dikunci ke kelipatan 3 JP per minggu. Baris JP diselaraskan: 10. Baris non-materi dihapus: 0. Total materi: 129 JP. Kapasitas RPE: 129 JP. Tidak ada cadangan, asesmen/remedial/pengayaan, agenda sekolah, atau N/A sebagai baris ATP terpisah.

Catatan sistem: alokasi JP ATP dikunci per semester sesuai RPE. Semester 1 = 63 JP dari target RPE 63 JP; Semester 2 = 66 JP dari target RPE 66 JP. Prota dan Promes wajib mengikuti angka ATP final ini.

Catatan sistem: Alokasi JP pada ATP disinkronkan mengikuti alur RPE → ATP → Prota/Promes → Silabus. Jumlah baris diselaraskan: 10.

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.