← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Silabus

Silabus Pembelajaran Mendalam - Matematika Tingkat Lanjut XII - 2026/2027

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

SILABUS PEMBELAJARAN MENDALAM

IDENTITAS

Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN

Guru: Dina Kurniawati, S.Pd.

Mata Pelajaran: Matematika Tingkat Lanjut

Kelas/Fase: XII / Fase F

Tahun Pelajaran: 2026/2027


A. Rasional Mata Pelajaran

Fase F merupakan fase akhir jenjang SMA, di mana peserta didik diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai konsep matematika yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah kompleks dan mempersiapkan diri untuk jenjang pendidikan tinggi atau dunia kerja. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) ini dirancang untuk memfasilitasi penguasaan kompetensi esensial pada mata pelajaran Matematika Tingkat Lanjut, mencakup Aljabar dan Fungsi, Geometri, Analisis Data dan Peluang, serta Kalkulus. Pembelajaran akan dimulai dari konsep dasar yang menjadi prasyarat hingga aplikasi yang lebih kompleks, dengan penekanan pada pemahaman mendalam, kemampuan analisis, dan penerapan dalam berbagai konteks. Alokasi waktu dan urutan materi disusun secara logis untuk memastikan pencapaian Capaian Pembelajaran (CP) secara optimal dalam kerangka waktu yang tersedia.

B. Karakteristik Fase dan Mata Pelajaran

Fase F pada mata pelajaran Matematika Tingkat Lanjut dicirikan oleh kompleksitas materi yang lebih tinggi, membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, evaluasi, dan kreasi. Peserta didik diharapkan mampu menghubungkan berbagai konsep matematika, memodelkan fenomena dunia nyata menggunakan alat matematika, serta melakukan penalaran matematis yang lebih abstrak. Mata pelajaran ini menitikberatkan pada pengembangan pemahaman konseptual yang kuat dan keterampilan prosedural yang efisien dalam topik-topik seperti kalkulus, analisis data, dan aljabar lanjutan, yang esensial untuk studi lebih lanjut di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

C. Capaian Pembelajaran (CP)

1. Aljabar dan Fungsi

Melakukan operasi aritmetika pada polinomial (suku banyak), menentukan faktor polinomial, dan menggunakan identitas polinomial untuk menyelesaikan masalah; melakukan operasi aljabar pada matriks dan menerapkannya dalam transformasi geometri; menyatakan fungsi trigonometri menggunakan lingkaran satuan, memodelkan fenomena periodik dengan fungsi trigonometri, dan membuktikan serta menerapkan identitas trigonometri dan aturan cosinus dan sinus; mengenal berbagai fungsi (termasuk fungsi rasional, fungsi akar, fungsi eksponensial, fungsi logaritma, fungsi nilai mutlak, fungsi tangga dan fungsi piecewise) dan menggunakannya untuk memodelkan berbagai fenomena.

2. Geometri

Menyatakan vektor pada bidang datar, dan melakukan operasi aljabar pada vektor; melakukan pembuktian geometris menggunakan vektor; serta menyatakan sifat-sifat geometri dari persamaan lingkaran, elips dan persamaan garis singgung.

3. Analisis Data dan Peluang

Memahami variabel acak diskrit (distribusi binomial) dan fungsi peluang (distribusi normal), dan menggunakannya dalam memodelkan data; menginterpretasi parameter distribusi data secara statistik, menghitung nilai harapan distribusi binomial dan normal, dan menggunakannya dalam penyelesaian masalah.

4. Kalkulus

Memahami laju perubahan dan laju perubahan rata-rata, serta laju perubahan sesaat sebagai konsep kunci derivatif (turunan), baik secara geometris maupun aljabar; menentukan turunan dari fungsi polinomial, eksponensial, dan trigonometri, dan menerapkan derivatif untuk membuat sketsa kurva, menghitung gradien dan menentukan persamaan garis singgung, menentukan kecepatan sesaat dan menyelesaikan soal optimasi; memahami integral, baik sebagai proses yang merupakan kebalikan dari derivatif dan juga sebagai cara menghitung luas; serta memahami teorema dasar kalkulus sebagai penghubung antara derivatif dan integral.


D. Tabel Silabus

Kode TP Tujuan Pembelajaran Materi Esensial Pengalaman Memahami Pengalaman Mengaplikasi Pengalaman Merefleksi Prinsip Pembelajaran Mendalam Model Pembelajaran Metode Pembelajaran Asesmen DPL Alokasi JP Sumber Belajar
TP.1 Peserta didik mampu menjelaskan definisi pada materi limit melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Limit : Definisi dan sifat-sifat limit fungsi Diskusi konsep dasar limit, contoh konkret, dan visualisasi grafis. Menyelesaikan soal-soal latihan yang berkaitan dengan definisi limit. Merefleksikan pentingnya limit dalam kalkulus dan aplikasinya. Keterkaitan limit dengan kontinuitas fungsi. Discovery Learning Diskusi, Tanya Jawab, Latihan Soal Kuis, Penugasan Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran, Internet
TP.2 Peserta didik mampu menganalisis sifat-sifat limit fungsi pada materi limit dengan menghubungkan informasi, alasan, dan bukti yang relevan. Limit : Definisi dan sifat-sifat limit fungsi Mempelajari sifat-sifat limit melalui pembuktian sederhana dan contoh. Menganalisis soal-soal limit menggunakan sifat-sifat yang telah dipelajari. Mendiskusikan kesulitan dalam menerapkan sifat limit dan mencari solusinya. Pemahaman mendalam tentang bagaimana sifat limit mempermudah perhitungan. Problem Based Learning (PBL) Diskusi Kelompok, Presentasi, Studi Kasus Penugasan Kelompok, Presentasi Hasil Penalaran Kritis, Kolaborasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran, Internet
TP.3 Peserta didik mampu menjelaskan limit fungsi aljabar pada materi limit melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Limit : Limit fungsi aljabar Mempelajari berbagai jenis limit fungsi aljabar beserta cara penyelesaiannya. Menyelesaikan soal limit fungsi aljabar, baik bentuk substitusi langsung maupun tak tentu. Merefleksikan strategi penyelesaian limit fungsi aljabar yang paling efektif. Koneksi antara limit fungsi aljabar dengan grafik fungsi. Direct Instruction Ceramah Interaktif, Latihan Soal Tes Tertulis, Latihan Soal Kemandirian, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran, Internet
TP.4 Peserta didik mampu menerapkan limit fungsi aljabar pada materi limit untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Limit : Limit fungsi aljabar Menganalisis studi kasus yang melibatkan limit fungsi aljabar dalam konteks nyata. Memecahkan masalah kontekstual menggunakan konsep limit fungsi aljabar. Mendiskusikan keterbatasan model matematika dalam merepresentasikan situasi nyata. Pentingnya pemodelan matematika dalam dunia nyata. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Penugasan Proyek Sederhana, Presentasi Solusi Penalaran Kritis, Kreativitas 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Artikel Ilmiah, Studi Kasus Nyata
TP.5 Peserta didik mampu menjelaskan limit fungsi trigonometri pada materi limit melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Limit : Limit fungsi trigonometri Mempelajari definisi dan sifat-sifat limit fungsi trigonometri. Menyelesaikan soal-soal limit fungsi trigonometri menggunakan identitas dan sifat yang relevan. Merefleksikan hubungan antara fungsi trigonometri dan limit. Aplikasi limit fungsi trigonometri dalam fisika dan teknik. Discovery Learning Diskusi, Latihan Soal, Eksplorasi Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Kemandirian 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran, Internet
TP.6 Peserta didik mampu menerapkan limit fungsi trigonometri pada materi limit untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Limit : Limit fungsi trigonometri Menganalisis contoh penerapan limit fungsi trigonometri dalam fenomena periodik. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan gelombang atau osilasi menggunakan limit fungsi trigonometri. Mendiskusikan bagaimana model matematika dapat membantu memahami fenomena alam. Keterkaitan limit trigonometri dengan konsep fisika. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Pemecahan Masalah Tugas Proyek, Presentasi Kreativitas, Komunikasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Sumber Online
TP.7 Peserta didik mampu menjelaskan definisi pada materi turunan Fungsi melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Turunan Fungsi : Definisi dan sifat-sifat turunan fungsi Memahami definisi turunan sebagai laju perubahan sesaat melalui contoh visual dan numerik. Menghitung turunan pertama fungsi aljabar menggunakan definisi. Merefleksikan makna geometris dari turunan (gradien garis singgung). Hubungan antara limit dan turunan. Direct Instruction Ceramah, Demonstrasi, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.8 Peserta didik mampu menganalisis sifat-sifat turunan fungsi pada materi turunan Fungsi dengan menghubungkan informasi, alasan, dan bukti yang relevan. Turunan Fungsi : Definisi dan sifat-sifat turunan fungsi Mempelajari aturan-aturan turunan (penjumlahan, perkalian, pembagian, rantai). Menerapkan aturan turunan untuk mencari turunan fungsi yang lebih kompleks. Mendiskusikan strategi efisien dalam mencari turunan. Pemahaman mendalam tentang aturan turunan dan penerapannya. Cooperative Learning Diskusi Kelompok, Latihan Soal Bersama Penugasan Kelompok, Laporan Hasil Kolaborasi, Penalaran Kritis 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.9 Peserta didik mampu menjelaskan aplikasi turunan pada materi turunan Fungsi melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Turunan Fungsi : Aplikasi turunan Mengenal berbagai aplikasi turunan seperti laju perubahan, optimasi, dan sketsa grafik. Menjelaskan bagaimana turunan digunakan untuk menganalisis perilaku fungsi. Merefleksikan peran turunan dalam memecahkan masalah dunia nyata. Koneksi turunan dengan konsep fisika (kecepatan, percepatan) dan ekonomi. Inquiry Learning Diskusi, Analisis Contoh Tanya Jawab, Latihan Soal Penalaran Kritis, Kreativitas 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Studi Kasus
TP.10 Peserta didik mampu menerapkan aplikasi turunan pada materi turunan Fungsi untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Turunan Fungsi : Aplikasi turunan Menganalisis masalah optimasi dan sketsa grafik fungsi. Menyelesaikan masalah optimasi (maksimum/minimum) dan membuat sketsa grafik fungsi menggunakan turunan. Mendiskusikan keunikan dan tantangan dalam menyelesaikan masalah aplikasi turunan. Pentingnya optimasi dalam pengambilan keputusan. Project Based Learning (PjBL) Pemecahan Masalah, Diskusi Proyek Proyek Aplikasi Turunan, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis, Kolaborasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Data Riil
TP.11 Peserta didik mampu menjelaskan integral tak tentu pada materi integral melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Integral : Integral tak tentu Memahami konsep integral tak tentu sebagai antiturunan. Menghitung integral tak tentu dari fungsi aljabar dasar. Merefleksikan hubungan antara turunan dan integral tak tentu. Integral tak tentu sebagai dasar untuk menghitung luas. Direct Instruction Ceramah, Demonstrasi, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.12 Peserta didik mampu menerapkan integral tak tentu pada materi integral untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Integral : Integral tak tentu Menganalisis contoh penerapan integral tak tentu dalam mencari fungsi asal dari laju perubahannya. Menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan pencarian fungsi dari laju perubahannya menggunakan integral tak tentu. Mendiskusikan keterbatasan model dalam konteks aplikasi integral tak tentu. Aplikasi integral tak tentu dalam fisika dan rekayasa. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Pemecahan Masalah Tugas Proyek, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Sumber Online
TP.13 Peserta didik mampu menjelaskan integral tentu pada materi integral melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Integral : Integral tentu Memahami konsep integral tentu sebagai luas di bawah kurva. Menghitung integral tentu menggunakan Teorema Dasar Kalkulus. Merefleksikan makna geometris dari integral tentu. Hubungan integral tentu dengan luas dan volume. Discovery Learning Diskusi, Demonstrasi, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.14 Peserta didik mampu menerapkan integral tentu pada materi integral untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Integral : Integral tentu Mempelajari aplikasi integral tentu dalam menghitung luas area dan volume benda putar. Menyelesaikan masalah perhitungan luas dan volume menggunakan integral tentu. Mendiskusikan tantangan dalam memodelkan objek 3D untuk perhitungan volume. Pentingnya integral tentu dalam perhitungan geometris. Project Based Learning (PjBL) Pemecahan Masalah, Diskusi Proyek Proyek Perhitungan Luas/Volume, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis, Kolaborasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Software Geometri
TP.15 Peserta didik mampu menjelaskan penerapan Integral pada materi integral melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Integral : Penerapan Integral Mengenal berbagai penerapan integral dalam berbagai bidang ilmu. Menjelaskan bagaimana integral digunakan untuk memodelkan fenomena yang melibatkan akumulasi. Merefleksikan peran integral dalam sains dan teknologi. Koneksi integral dengan konsep fisika (kerja), ekonomi (surplus konsumen/produsen). Inquiry Learning Diskusi, Analisis Contoh Tanya Jawab, Latihan Soal Penalaran Kritis, Kreativitas 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Artikel Ilmiah
TP.16 Peserta didik mampu menerapkan penerapan Integral pada materi integral untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Integral : Penerapan Integral Menganalisis masalah yang memerlukan pemodelan menggunakan integral. Menyelesaikan masalah-masalah kompleks yang melibatkan integral, seperti perhitungan pusat massa atau nilai rata-rata fungsi. Mendiskusikan keterbatasan dan kelebihan penggunaan integral dalam pemodelan. Pentingnya integral dalam analisis kuantitatif. Case Based Learning (CBL) Studi Kasus, Diskusi, Pemecahan Masalah Analisis Kasus, Presentasi Solusi Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Data Riil
TP.17 Peserta didik mampu menjelaskan variabel acak pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Variabel acak dan Peluang variabel acak diskrit Memahami definisi variabel acak dan jenis-jenisnya (diskrit dan kontinu). Mengidentifikasi variabel acak dalam berbagai situasi percobaan. Merefleksikan pentingnya variabel acak dalam memodelkan hasil percobaan. Koneksi variabel acak dengan ruang sampel. Direct Instruction Ceramah, Tanya Jawab, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.18 Peserta didik mampu menganalisis peluang variabel acak diskrit pada materi analisis Data dan Peluang dengan menghubungkan informasi, alasan, dan bukti yang relevan. Analisis Data dan Peluang : Variabel acak dan Peluang variabel acak diskrit Mempelajari cara menghitung peluang variabel acak diskrit dan membuat tabel distribusi peluangnya. Menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan distribusi peluang variabel acak diskrit. Mendiskusikan sifat-sifat distribusi peluang yang valid. Pemahaman mendalam tentang distribusi peluang diskrit. Cooperative Learning Diskusi Kelompok, Latihan Soal Bersama Penugasan Kelompok, Laporan Hasil Kolaborasi, Penalaran Kritis 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.19 Peserta didik mampu menjelaskan distribusi seragam pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Distribusi seragam Memahami konsep distribusi seragam diskrit dan kontinu. Menghitung probabilitas menggunakan distribusi seragam. Merefleksikan kapan distribusi seragam cocok digunakan. Koneksi distribusi seragam dengan peluang kejadian yang sama. Discovery Learning Diskusi, Latihan Soal, Eksplorasi Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Kemandirian 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.20 Peserta didik mampu menerapkan distribusi seragam pada materi analisis Data dan Peluang untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Analisis Data dan Peluang : Distribusi seragam Menganalisis contoh penerapan distribusi seragam dalam situasi sehari-hari. Memecahkan masalah kontekstual menggunakan konsep distribusi seragam. Mendiskusikan keterbatasan model distribusi seragam. Aplikasi distribusi seragam dalam permainan atau undian. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Penugasan Proyek Sederhana, Presentasi Solusi Kreativitas, Penalaran Kritis 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Artikel Ilmiah
TP.21 Peserta didik mampu menjelaskan fungsi Distribusi Binomial pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Fungsi Distribusi Binomial Memahami syarat-syarat percobaan Bernoulli dan sifat-sifat distribusi binomial. Menghitung probabilitas menggunakan rumus distribusi binomial. Merefleksikan kapan suatu percobaan dapat dimodelkan dengan distribusi binomial. Koneksi distribusi binomial dengan barisan percobaan independen. Direct Instruction Ceramah, Demonstrasi, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.22 Peserta didik mampu menerapkan fungsi Distribusi Binomial pada materi analisis Data dan Peluang untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Analisis Data dan Peluang : Fungsi Distribusi Binomial Menganalisis studi kasus yang melibatkan distribusi binomial. Menyelesaikan masalah kontekstual seperti peluang keberhasilan dalam sejumlah percobaan. Mendiskusikan asumsi-asumsi yang mendasari model binomial. Pentingnya distribusi binomial dalam analisis risiko. Project Based Learning (PjBL) Pemecahan Masalah, Diskusi Proyek Proyek Aplikasi Binomial, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis, Kolaborasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Data Riil
TP.23 Peserta didik mampu menjelaskan nilai Harapan Distribusi Binomial pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Nilai Harapan Distribusi Binomial Memahami definisi dan cara menghitung nilai harapan (mean) dari distribusi binomial. Menghitung nilai harapan dalam konteks masalah distribusi binomial. Merefleksikan makna nilai harapan dalam konteks probabilitas. Koneksi nilai harapan dengan rata-rata jangka panjang. Direct Instruction Ceramah, Tanya Jawab, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.24 Peserta didik mampu menerapkan nilai Harapan Distribusi Binomial pada materi analisis Data dan Peluang untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Analisis Data dan Peluang : Nilai Harapan Distribusi Binomial Menganalisis masalah yang melibatkan prediksi hasil rata-rata menggunakan nilai harapan. Menyelesaikan masalah kontekstual dengan menghitung dan menginterpretasikan nilai harapan. Mendiskusikan bagaimana nilai harapan membantu dalam pengambilan keputusan. Aplikasi nilai harapan dalam perjudian atau asuransi. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Pemecahan Masalah Tugas Proyek, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Sumber Online
TP.25 Peserta didik mampu menjelaskan fungsi Distribusi Normal pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Fungsi Distribusi Normal Memahami karakteristik kurva lonceng dan parameter distribusi normal (mean dan standar deviasi). Menjelaskan sifat-sifat distribusi normal dan hubungannya dengan data riil. Merefleksikan mengapa distribusi normal sangat umum dalam fenomena alam. Koneksi distribusi normal dengan teorema limit pusat. Discovery Learning Diskusi, Visualisasi Grafik, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran, Grafik Distribusi
TP.26 Peserta didik mampu menerapkan fungsi Distribusi Normal pada materi analisis Data dan Peluang untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Analisis Data dan Peluang : Fungsi Distribusi Normal Mempelajari cara menggunakan tabel distribusi normal standar (z-score). Menghitung probabilitas dan menginterpretasikan data menggunakan distribusi normal. Mendiskusikan pentingnya standarisasi data. Aplikasi distribusi normal dalam statistik inferensial. Project Based Learning (PjBL) Pemecahan Masalah, Analisis Data, Diskusi Proyek Proyek Analisis Data, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis, Kolaborasi 10 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Tabel Z, Software Statistik
TP.27 Peserta didik mampu menjelaskan nilai Harapan Distribusi Normal pada materi analisis Data dan Peluang melalui contoh, istilah penting, dan hubungan antarkonsep yang tepat. Analisis Data dan Peluang : Nilai Harapan Distribusi Normal Memahami bahwa mean dari distribusi normal adalah parameter pusatnya. Menghitung dan menginterpretasikan mean dari distribusi normal dalam konteks masalah. Merefleksikan makna mean sebagai pusat data pada distribusi normal. Koneksi mean dengan pusat data. Direct Instruction Ceramah, Tanya Jawab, Latihan Soal Kuis, Tes Tertulis Penalaran Kritis, Komunikasi 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Modul Pembelajaran
TP.28 Peserta didik mampu menerapkan nilai Harapan Distribusi Normal pada materi analisis Data dan Peluang untuk menafsirkan situasi kontekstual dan menyajikan penyelesaian yang logis. Analisis Data dan Peluang : Nilai Harapan Distribusi Normal Menganalisis masalah yang melibatkan rata-rata atau nilai yang diharapkan dari data berdistribusi normal. Menyelesaikan masalah kontekstual dengan menghitung dan menginterpretasikan nilai harapan dari distribusi normal. Mendiskusikan bagaimana nilai harapan membantu dalam prediksi. Aplikasi nilai harapan dalam kontrol kualitas atau riset pasar. Contextual Teaching and Learning (CTL) Studi Kasus, Diskusi, Pemecahan Masalah Tugas Proyek, Presentasi Kreativitas, Penalaran Kritis 5 JP Buku Teks Matematika Tingkat Lanjut, Sumber Online

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.