← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN KKTP

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - 2026/2027

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

A. Pengantar

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) merupakan tolok ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan Tujuan Pembelajaran (TP) yang telah ditetapkan dalam Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). KKTP ini berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam melakukan asesmen, memberikan umpan balik, serta merencanakan tindak lanjut pembelajaran, baik remedial maupun pengayaan.

B. Prinsip Penetapan Kriteria

Dalam menyusun KKTP ini, beberapa prinsip utama diterapkan:

  • Valid: Kriteria yang ditetapkan harus benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur sesuai dengan tujuan pembelajaran.
  • Terukur: Kriteria harus dapat diukur secara objektif melalui berbagai bentuk asesmen.
  • Adil: Kriteria harus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk menunjukkan pencapaiannya.
  • Kontekstual: Kriteria disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, konteks sekolah, dan lingkungan belajar.
  • Transparan: Kriteria harus dikomunikasikan dengan jelas kepada peserta didik dan orang tua/wali.
  • Dapat Digunakan untuk Umpan Balik: Kriteria menjadi dasar pemberian umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan pembelajaran.

C. Tabel Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

Kode TP Elemen CP Tujuan Pembelajaran Tingkat Pencapaian Bukti/Teknik Asesmen Tindak Lanjut
Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
TP.1 Al-Qur'an Hadis Peserta didik dapat mengidentifikasi makna perintah berlomba-lomba dalam kebaikan (khairat) berdasarkan Q.S. Al-Baqarah/2:148 dan hadis terkait. Belum mampu mengidentifikasi makna perintah berlomba-lomba dalam kebaikan. Mampu mengidentifikasi sebagian makna perintah berlomba-lomba dalam kebaikan dengan bantuan. Mampu mengidentifikasi makna perintah berlomba-lomba dalam kebaikan secara mandiri. Mampu mengidentifikasi makna perintah berlomba-lomba dalam kebaikan secara mendalam dan memberikan contoh yang relevan. Tes lisan/tertulis, Penugasan (uraian singkat), Observasi. Remedial: Penguatan pemahaman makna ayat dan hadis. Pengayaan: Mencari contoh lain perintah berlomba-lomba dalam kebaikan dari sumber lain.
TP.2 Al-Qur'an Hadis Peserta didik dapat menganalisis bentuk-bentuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Belum mampu menyebutkan bentuk-bentuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan. Mampu menyebutkan beberapa bentuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan dengan contoh yang terbatas. Mampu menganalisis dan memberikan contoh bentuk-bentuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Mampu menganalisis secara kritis bentuk-bentuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan dan implikasinya dalam berbagai situasi. Penugasan (studi kasus, proyek sederhana), Diskusi kelompok, Presentasi. Remedial: Diskusi mendalam tentang contoh-contoh perilaku. Pengayaan: Membuat poster atau infografis tentang pentingnya berlomba-lomba dalam kebaikan.
TP.3 Al-Qur'an Hadis Peserta didik dapat menghafal dan menuliskan ayat Al-Qur’an tentang larangan pergaulan bebas dan zina (misal: Q.S. Al-Isra/17:32) beserta hadis terkait. Belum mampu menghafal dan menuliskan ayat Al-Qur'an dan hadis terkait. Mampu menghafal dan menuliskan sebagian ayat Al-Qur'an dan hadis terkait dengan beberapa kesalahan. Mampu menghafal dan menuliskan ayat Al-Qur’an tentang larangan pergaulan bebas dan zina beserta hadis terkait dengan benar. Mampu menghafal dan menuliskan ayat Al-Qur’an dan hadis terkait dengan tartil dan benar, serta menjelaskan hukumnya dengan tepat. Tes hafalan, Tes tulis, Unjuk kerja (membaca tartil). Remedial: Latihan hafalan dan penulisan berulang. Pengayaan: Mencari hadis lain yang berkaitan dengan larangan pergaulan bebas dan zina.
TP.4 Al-Qur'an Hadis Peserta didik dapat menganalisis dampak negatif pergaulan bebas dan zina bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Belum mampu mengidentifikasi dampak negatif pergaulan bebas dan zina. Mampu mengidentifikasi sebagian dampak negatif pergaulan bebas dan zina dengan contoh yang kurang jelas. Mampu menganalisis dampak negatif pergaulan bebas dan zina bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara rinci. Mampu menganalisis secara mendalam dan kritis dampak negatif pergaulan bebas dan zina, serta mengaitkannya dengan fenomena sosial. Penugasan (analisis artikel, studi kasus), Diskusi kelompok, Presentasi. Remedial: Diskusi mendalam tentang dampak-dampak negatif. Pengayaan: Membuat kampanye pencegahan pergaulan bebas dan zina.
TP.5 Akidah Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan makna dari beberapa cabang iman (syu'ab al-iman). Belum mampu mengidentifikasi atau menjelaskan makna cabang iman. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan makna sebagian cabang iman dengan bantuan. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan makna minimal 7 cabang iman secara mandiri. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan seluruh cabang iman beserta dalilnya dan mengaitkannya dengan keyakinan sehari-hari. Tes lisan/tertulis, Penugasan (membuat peta konsep), Diskusi. Remedial: Penguatan pemahaman makna setiap cabang iman. Pengayaan: Mencari kaitan antara cabang iman dengan ibadah dan muamalah.
TP.6 Akidah Peserta didik dapat merefleksikan pentingnya keyakinan terhadap seluruh cabang iman dalam membentuk karakter muslim yang utuh. Belum mampu merefleksikan pentingnya keyakinan terhadap cabang iman. Mampu merefleksikan sebagian pentingnya keyakinan terhadap cabang iman dengan contoh terbatas. Mampu merefleksikan pentingnya keyakinan terhadap seluruh cabang iman dalam membentuk karakter muslim yang utuh. Mampu merefleksikan secara mendalam dan personal bagaimana keyakinan pada cabang iman membentuk perilaku dan kepribadiannya. Penugasan (menulis jurnal refleksi), Diskusi kelas, Presentasi. Remedial: Fasilitasi diskusi tentang pengalaman pribadi terkait keyakinan. Pengayaan: Menulis esai tentang implementasi cabang iman dalam kehidupan global.
TP.7 Akhlak Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan bahaya penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan ujub. Belum mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan bahaya penyakit hati. Mampu mengidentifikasi sebagian ciri-ciri dan bahaya penyakit hati dengan contoh yang kurang tepat. Mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan bahaya penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan ujub secara jelas. Mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan bahaya penyakit hati secara komprehensif, serta memberikan contoh kasus nyata dan analisis dampaknya. Tes lisan/tertulis, Penugasan (analisis studi kasus), Diskusi. Remedial: Diskusi mendalam tentang ciri dan bahaya penyakit hati. Pengayaan: Membuat poster edukasi tentang bahaya penyakit hati.
TP.8 Akhlak Peserta didik dapat menerapkan cara menghindari dan mengobati penyakit hati dalam kehidupan sehari-hari. Belum mampu menerapkan cara menghindari dan mengobati penyakit hati. Mampu menyebutkan beberapa cara menghindari dan mengobati penyakit hati dengan contoh yang terbatas. Mampu menerapkan dan memberikan solusi konkret untuk menghindari dan mengobati penyakit hati dalam kehidupan sehari-hari. Mampu merancang strategi personal dan memberikan solusi inovatif untuk mengatasi penyakit hati dalam berbagai konteks. Penugasan (menyusun rencana aksi pribadi), Role playing, Studi kasus. Remedial: Simulasi dan latihan mengatasi penyakit hati. Pengayaan: Menulis artikel tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa dari penyakit hati.
TP.9 Fikih Peserta didik dapat menjelaskan kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas sebagai sumber hukum Islam. Belum mampu menjelaskan kedudukan dan fungsi sumber hukum Islam. Mampu menjelaskan sebagian kedudukan dan fungsi sumber hukum Islam dengan bantuan. Mampu menjelaskan kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas sebagai sumber hukum Islam secara mandiri. Mampu menjelaskan kedudukan, fungsi, dan keterkaitan antara Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas sebagai sumber hukum Islam secara komprehensif dan kritis. Tes lisan/tertulis, Penugasan (membuat mind map), Diskusi kelompok. Remedial: Penguatan pemahaman definisi dan peran masing-masing sumber. Pengayaan: Mencari contoh-contoh penerapan Ijma' dan Qiyas dalam fiqh kontemporer.
TP.10 Fikih Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan pentingnya menjaga lima prinsip dasar hukum Islam (al-kulliyyāt al-khamsah). Belum mampu mengidentifikasi atau menjelaskan pentingnya lima prinsip dasar hukum Islam. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan sebagian pentingnya lima prinsip dasar hukum Islam dengan contoh terbatas. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan tujuan serta urgensi penjagaan lima prinsip dasar hukum Islam (hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-'aql, hifz al-nasl, hifz al-mal). Mampu mengidentifikasi, menjelaskan, dan memberikan analisis mendalam tentang relevansi serta penerapan lima prinsip dasar hukum Islam dalam berbagai aspek kehidupan modern. Tes lisan/tertulis, Penugasan (analisis kasus), Diskusi panel. Remedial: Diskusi mendalam tentang urgensi setiap prinsip. Pengayaan: Membuat infografis tentang perlindungan lima prinsip dasar hukum Islam di era digital.
TP.11 Fikih Peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar ekonomi syariah, termasuk prinsip bagi hasil dan larangan riba. Belum mampu menjelaskan konsep dasar ekonomi syariah. Mampu menjelaskan sebagian konsep dasar ekonomi syariah, seperti bagi hasil atau larangan riba, dengan contoh yang kurang tepat. Mampu menjelaskan perbedaan ekonomi syariah dan konvensional, serta konsep dasar bagi hasil dan larangan riba. Mampu menjelaskan konsep dasar ekonomi syariah secara komprehensif, termasuk prinsip bagi hasil, larangan riba, dan instrumen ekonomi syariah lainnya dengan analisis yang tajam. Tes lisan/tertulis, Penugasan (membandingkan produk keuangan), Presentasi. Remedial: Simulasi transaksi ekonomi syariah. Pengayaan: Mengkaji produk-produk keuangan syariah yang inovatif.
TP.12 Fikih Peserta didik dapat menganalisis pentingnya penerapan prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan ekonomi modern. Belum mampu menganalisis pentingnya penerapan ekonomi syariah. Mampu menyebutkan beberapa alasan pentingnya penerapan ekonomi syariah dengan contoh yang terbatas. Mampu memberikan contoh penerapan prinsip ekonomi syariah dalam transaksi di kehidupan ekonomi modern. Mampu menganalisis secara kritis pentingnya penerapan ekonomi syariah dalam berbagai sektor ekonomi modern dan mengusulkan solusi berbasis syariah. Penugasan (analisis studi kasus bisnis), Diskusi kelompok, Debat. Remedial: Diskusi mendalam tentang manfaat ekonomi syariah. Pengayaan: Membuat proposal bisnis berbasis ekonomi syariah.
TP.13 Fikih Peserta didik dapat menjelaskan pengertian, dasar hukum, dan rukun wakaf. Belum mampu menjelaskan pengertian, dasar hukum, dan rukun wakaf. Mampu menjelaskan sebagian pengertian, dasar hukum, atau rukun wakaf dengan bantuan. Mampu menjelaskan pengertian, dasar hukum, dan rukun wakaf secara mandiri. Mampu menjelaskan pengertian, dasar hukum, rukun, dan hikmah wakaf secara komprehensif, serta mengaitkannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tes lisan/tertulis, Penugasan (membuat rangkuman), Presentasi. Remedial: Penguatan pemahaman definisi dan komponen wakaf. Pengayaan: Mencari informasi tentang nazir wakaf dan manajemen wakaf produktif.
TP.14 Fikih Peserta didik dapat merefleksikan manfaat wakaf bagi individu dan masyarakat. Belum mampu merefleksikan manfaat wakaf. Mampu menyebutkan beberapa manfaat wakaf bagi individu dan masyarakat dengan contoh yang kurang jelas. Mampu menuliskan refleksi tentang manfaat wakaf bagi individu dan masyarakat secara rinci. Mampu merefleksikan secara mendalam dan personal manfaat wakaf, serta mengusulkan ide-ide kreatif untuk pengembangan wakaf di lingkungan sekitar. Penugasan (menulis esai reflektif), Diskusi kelas, Studi literatur. Remedial: Fasilitasi diskusi tentang pengalaman atau kisah inspiratif wakaf. Pengayaan: Menggalang dana wakaf simulasi untuk proyek sosial.
TP.15 Sejarah Peradaban Islam Peserta didik dapat mengidentifikasi peran dan kontribusi tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia (minimal 3 tokoh). Belum mampu mengidentifikasi peran dan kontribusi tokoh ulama. Mampu mengidentifikasi peran dan kontribusi sebagian tokoh ulama dengan contoh yang terbatas. Mampu menyebutkan minimal 3 tokoh ulama dan menjelaskan peran serta kontribusi mereka dalam penyebaran Islam di Indonesia. Mampu mengidentifikasi minimal 3 tokoh ulama, menjelaskan peran dan kontribusi mereka secara mendalam, serta menganalisis metode penyebaran Islam yang mereka gunakan. Tes lisan/tertulis, Penugasan (membuat biografi singkat), Presentasi. Remedial: Diskusi mendalam tentang biografi dan perjuangan tokoh ulama. Pengayaan: Membuat infografis perbandingan peran tokoh ulama dari berbagai daerah.
TP.16 Sejarah Peradaban Islam Peserta didik dapat merefleksikan keteladanan dari perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Belum mampu merefleksikan keteladanan perjuangan ulama. Mampu menyebutkan beberapa keteladanan dari perjuangan ulama dengan contoh yang kurang spesifik. Mampu menuliskan pelajaran hidup yang dapat diambil dari kisah perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Mampu merefleksikan secara mendalam dan personal keteladanan perjuangan para ulama, serta mengaitkannya dengan tantangan dakwah masa kini. Penugasan (menulis esai reflektif), Diskusi kelompok, Debat. Remedial: Diskusi tentang nilai-nilai positif dari perjuangan ulama. Pengayaan: Membuat video pendek tentang keteladanan ulama.

D. Prosedur Pengolahan Bukti dan Tindak Lanjut

  1. Pengumpulan Bukti: Bukti pencapaian peserta didik dikumpulkan melalui berbagai teknik asesmen yang tercantum dalam tabel KKTP (tes lisan/tertulis, penugasan, observasi, unjuk kerja, diskusi, presentasi, jurnal refleksi, studi kasus, dll.).
  2. Penilaian Berdasarkan Kriteria: Setiap bukti yang terkumpul dinilai berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan pada setiap tingkat pencapaian (Baru Memulai, Berkembang, Cakap, Mahir). Tingkat "Cakap" ditetapkan sebagai batas minimum ketercapaian esensial.
  3. Umpan Balik: Guru memberikan umpan balik yang spesifik dan konstruktif kepada peserta didik, baik secara individu maupun kelompok, berdasarkan hasil penilaian. Umpan balik ini menjelaskan kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan.
  4. Analisis Hasil: Guru menganalisis seluruh data hasil penilaian untuk mengidentifikasi peserta didik yang belum mencapai tingkat "Cakap" dan yang telah melampaui tingkat "Mahir".
  5. Tindak Lanjut Remedial: Peserta didik yang belum mencapai tingkat "Cakap" diberikan program pembelajaran remedial yang difokuskan pada kompetensi yang belum dikuasai, misalnya melalui pengulangan materi, bimbingan individual, atau tugas yang dimodifikasi.
  6. Tindak Lanjut Pengayaan: Peserta didik yang telah mencapai atau melampaui tingkat "Mahir" diberikan program pembelajaran pengayaan, seperti tugas proyek yang lebih menantang, studi literatur lanjutan, atau kegiatan eksplorasi mandiri.
  7. Pelaporan Hasil: Hasil pencapaian peserta didik dilaporkan kepada orang tua/wali melalui rapor dan/atau pertemuan orang tua. Laporan ini mencakup deskripsi pencapaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran dan informasi mengenai tindak lanjut yang telah diberikan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

A. Badrul Munir, S.Ag

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.